Arkhan Fikri Gelandang Muda Arema FC (aremafc.com)
Malang - Arkhan Fikri punya cerita khusus setiap kali menghadapi Persis Solo. Gelandang muda Arema FC itu seperti menyimpan energi ekstra untuk 10 menit terakhir pertandingan. Dua gol yang ia cetak ke gawang Laskar Sambernyawa lahir di waktu yang sama. Menjelang laga usai.
Pemain berusia 21 tahun itu pertama kali mencatatkan namanya di papan skor saat pertemuan musim 2024/2025. Saat itu, Arkhan mencetak gol di menit ke-80. Gol tersebut menjadi salah satu penentu kemenangan tipis Arema FC. Momen itu memperlihatkan ketenangannya dalam membaca situasi di fase krusial.
Cerita serupa kembali terjadi pada putaran pertama musim berikutnya. Bermain di Stadion Manahan, Arkhan kembali mencetak gol di menit-menit akhir. Tepatnya menit ke-88. Gol itu menyelamatkan Arema FC dari kekalahan dan memastikan laga berakhir imbang 2-2. Satu poin berhasil dibawa pulang dari kandang lawan.
Menariknya, Arkhan tidak menganggap catatan tersebut sebagai sesuatu yang direncanakan. Pemain asal Serdang Bedagai itu menyebutnya sebagai kebetulan. Fokus utamanya tetap menjalankan peran sebagai gelandang tengah. Ia mengatur ritme permainan, menjaga keseimbangan tim, dan membantu transisi dari bertahan ke menyerang.
Namun, insting menyerangnya tetap muncul saat peluang terbuka. Ia membaca ruang, memanfaatkan momentum, lalu mengeksekusi dengan tepat. Situasi seperti ini tidak selalu hadir di setiap pertandingan. Karena itu, Arkhan memilih tetap disiplin dengan tugas utamanya, sambil siap mengambil peluang kapan pun datang.
Catatan dua gol ke gawang Persis menjadi suntikan motivasi tersendiri. Arkhan kini punya peluang untuk mencetak gol ketiga saat kedua tim kembali bertemu. Jika momen kembali berpihak padanya di 10 menit terakhir, bukan tidak mungkin kisah yang sama akan terulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com