Tembok lanitai 3 pasar besar ambruk pada Selasa siang (1/7/2025) (Facebook/AsliMalang)
Malang - Kondisi Pasar Besar Malang menjadi perhatian setelah ditemukan retakan pada bagian tembok bangunan. Temuan ini memicu kekhawatiran karena berpotensi membahayakan pedagang dan pengunjung yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut.
Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menunggu lama. Penanganan cepat langsung disiapkan melalui perbaikan sementara pada titik-titik yang dinilai rawan. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko sambil menunggu proses perbaikan permanen.
Pemerintah Kota Malang juga melibatkan dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur bangunan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah teknis lanjutan.
Fokus awal diarahkan pada area yang mengalami keretakan paling signifikan. Tim teknis akan memperkuat bagian tersebut agar tetap aman digunakan. Aktivitas pasar diupayakan tetap berjalan agar tidak mengganggu roda ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, penanganan jangka panjang mulai disiapkan. Kajian teknis dilakukan secara detail untuk menghindari kesalahan penanganan yang bisa memicu risiko baru. Pemerintah ingin memastikan setiap keputusan berbasis data dan perhitungan yang matang.
Langkah ini tidak hanya soal perbaikan fisik. Penataan ulang kawasan juga masuk dalam rencana. Pemerintah menargetkan area pasar menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi pengunjung.
Perbaikan ini diharapkan memberi dampak langsung bagi pedagang dan masyarakat. Keamanan meningkat, aktivitas tetap berjalan, dan wajah kawasan menjadi lebih baik sebagai salah satu pusat ekonomi di Kota Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung