Kerbau Berendam Dilumpur (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Life - Kerbau dikenal sebagai hewan yang hampir selalu kamu lihat sedang berendam di lumpur. Kebiasaan ini bukan sekadar mencari kesenangan. Ada alasan biologis dan lingkungan yang membuat mereka sangat bergantung pada aktivitas ini.
Kerbau memiliki kelenjar keringat yang sangat sedikit. Tubuhnya kesulitan menurunkan suhu ketika cuaca panas. Lumpur membantu menjaga tubuhnya tetap sejuk. Suhu permukaan kulit kerbau bisa turun beberapa derajat setelah berendam. Kondisi ini membuat mereka tetap kuat untuk bekerja di sawah atau ladang.
Lumpur juga menjadi pelindung alami dari gigitan serangga. Daerah persawahan dan perairan memiliki banyak serangga pengisap darah. Ketika tubuh kerbau dilapisi lumpur, serangga kesulitan menembus kulitnya. Lapisan ini menjadi perlindungan yang efektif.
Berendam di lumpur membantu menjaga kesehatan kulit kerbau. Lumpur merontokkan parasit kecil yang menempel. Kulit yang lembap dan terlindungi membuat kerbau tetap fit untuk beraktivitas.
Kebiasaan ini berhubungan dengan habitatnya. Kerbau sering hidup di area basah. Mereka mudah menemukan kubangan. Ketika kondisi panas, kubangan menjadi tempat penting untuk mengatur suhu tubuh dan melepas stres.
Peternak biasanya menyediakan kubangan agar kerbau tetap sehat. Kerbau yang jarang berendam sering terlihat gelisah dan kelelahan. Langkah sederhana ini membantu mereka tetap produktif.
Kegemaran kerbau berendam bukan sekadar perilaku unik. Aktivitas ini mendukung kehidupan sehari-hari mereka. Kamu bisa melihat bahwa kebiasaan alami sering punya fungsi biologis penting yang membantu hewan bertahan di lingkungan yang keras.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online