Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 18:19 WIB

Ketika Popcorn Menemukan Rumahnya di Kursi Bioskop

Ketika Popcorn Menemukan Rumahnya di Kursi BioskopPop Corn Yang Selalu Menemani Nonton Bioskop (Bhekti Setyowibowo/ INDOZONE)

Life - Popcorn dan bioskop kini seperti dua hal yang tidak terpisahkan. Kamu hampir selalu mencium aroma mentega dan jagung meletup ketika masuk ke studio. Kebiasaan ini punya sejarah panjang yang dimulai sejak era film bisu di Amerika.

Pada tahun 1800-an, popcorn sudah populer di pasar malam dan acara jalanan. Mesin pembuat popcorn mulai bermunculan di sudut kota. Ketika film bisu mulai digemari, para pedagang melihat peluang. Mereka berdiri di luar gedung pertunjukan dan menjual popcorn kepada penonton yang baru keluar atau sedang menunggu antrean.

Awalnya, bioskop menolak popcorn. Pemilik bioskop ingin menjaga kesan mewah. Lantainya ditutupi karpet tebal dan penonton memakai pakaian rapi. Popcorn dianggap terlalu berisik dan membuat kotor.

Situasi berubah drastis pada 1930-an ketika terjadi Depresi Besar. Ekonomi sedang terpuruk dan banyak orang mencari hiburan murah. Popcorn menjadi camilan yang harganya bisa dijangkau semua kalangan. Para pemilik bioskop akhirnya membuka pintu untuk penjual popcorn karena membantu menarik lebih banyak pengunjung.

Ketika film bersuara mulai muncul, jumlah penonton meningkat. Pemilik bioskop akhirnya menjual popcorn langsung di dalam gedung. Keuntungannya besar. Satu kantong popcorn memberi margin laba tinggi. Kondisi ini membuat popcorn menjadi andalan bisnis.

Kebiasaan ini terus bertahan hingga sekarang. Popcorn menjadi simbol kenyamanan dan bagian dari ritual menonton. Aroma gurihnya memberi suasana khas yang hanya kamu temukan di bioskop.

Ikatan popcorn dan bioskop terjadi karena kombinasi sejarah, budaya dan ekonomi. Dari jajanan jalanan hingga camilan ikonik, popcorn tetap menjadi teman setia saat kamu menikmati film di layar lebar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ketika Popcorn Menemukan Rumahnya di Kursi Bioskop

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!