Arema Mulai Ubah Arah Transfer, Marcos Santos Bidik Pemain Asing dari Argentina hingga Eropa Timur
Malang - Bursa transfer musim panas Super League 2026-2027 menghadirkan fakta menarik dari Arema FC. Di tengah berbagai spekulasi mengenai komposisi skuad untuk musim depan, pelatih Marcos Santos ternyata tidak hanya membidik pemain asal Brasil untuk memperkuat tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Kebijakan ini cukup mengejutkan mengingat musim lalu Arema sangat identik dengan pemain-pemain Brasil. Dari total slot pemain asing yang dimiliki, mayoritas diisi oleh pemain asal Negeri Samba. Hanya dua nama yang berasal dari luar Brasil, yakni Ian Puleio asal Argentina dan Julian Guevara dari Kolombia.
Kini, arah perekrutan pemain asing Arema berpotensi mengalami perubahan. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa Marcos Santos telah menyerahkan sejumlah rekomendasi pemain kepada manajemen. Menariknya, daftar tersebut tidak didominasi pemain Brasil.
Menurut Yusrinal, pelatih asal Brasil itu justru mengusulkan beberapa nama dari negara lain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi musim depan.
“Coach Marcos sudah merekomendasikan beberapa pemain asing, bukan cuma dari Brasil. Ada nama-nama dari Argentina, bahkan negara Eropa Timur,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa Arema mulai membuka peluang lebih luas dalam proses pencarian pemain asing. Fokus tidak lagi hanya berdasarkan kedekatan geografis atau kesamaan asal negara dengan pelatih, tetapi lebih kepada kebutuhan teknis tim dan karakter pemain yang dibutuhkan di setiap posisi.
Meski demikian, rekomendasi dari pelatih belum otomatis berujung pada perekrutan. Yusrinal menjelaskan bahwa setiap nama yang diajukan tetap harus melalui persetujuan Dewan Direksi Arema sebelum proses negosiasi dilakukan.
Setelah mendapat lampu hijau dari jajaran direksi, manajemen akan mengirimkan offering letter atau surat penawaran kepada pemain yang bersangkutan. Tahap ini biasanya disertai pembahasan mengenai nilai kontrak, durasi kerja sama, hingga berbagai klausul yang disepakati kedua belah pihak.
Jika pemain atau agen menyetujui penawaran tersebut, proses kemudian berlanjut ke tahap administrasi. Manajemen akan menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan agar pemain dapat masuk dan bekerja secara resmi di Indonesia.
Yusrinal menegaskan bahwa setelah seluruh dokumen selesai diproses, pemain akan segera datang ke Malang untuk menyelesaikan tahapan akhir berupa penandatanganan kontrak.
“Begitu persyaratan administrasi beres, si pemain akan segera tiba di Kandang Singa untuk teken kontrak,” katanya.
Hingga saat ini, Arema masih merahasiakan identitas para pemain yang masuk dalam daftar rekomendasi Marcos Santos. Namun munculnya nama-nama dari Argentina dan Eropa Timur menjadi sinyal bahwa Singo Edan tengah mempertimbangkan warna baru dalam komposisi pemain asing mereka.
Dengan kompetisi musim depan yang diprediksi semakin ketat, keputusan Arema dalam memilih pemain asing akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kekuatan tim. Para pendukung pun kini menantikan siapa saja sosok yang akan mendarat di Kandang Singa dan mengenakan jersey biru kebanggaan Arema pada musim 2026-2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung