Rute Trans Jatim Koridor II Malang. Kepanjen Resmi Ditetapkan Lewat Gondanglegi dan Talangagung
News - Upaya menghadirkan transportasi publik yang lebih terintegrasi di Malang Raya memasuki babak baru. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur resmi menetapkan jalur operasional Bus Trans Jatim Koridor II yang menghubungkan Terminal Hamid Rusdi di Kota Malang dengan Terminal Talangagung di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri pembahasan mengenai tiga alternatif rute yang sebelumnya diajukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Dari seluruh opsi yang dipertimbangkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memilih lintasan Hamid Rusdi, Gondanglegi, hingga Talangagung sebagai jalur resmi operasional koridor baru tersebut.
Penetapan rute ini dinilai mampu menjangkau kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Jalur Gondanglegi selama ini menjadi salah satu akses utama menuju wilayah Kepanjen sekaligus pintu penghubung ke sejumlah kawasan di Malang Selatan. Kehadiran layanan Trans Jatim diharapkan memberikan pilihan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Sebelumnya, Dishub Kabupaten Malang telah mengusulkan tiga alternatif lintasan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seluruh usulan tersebut mempertimbangkan aspek kepadatan lalu lintas, potensi jumlah penumpang, kesiapan infrastruktur, hingga konektivitas dengan kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat. Setelah melalui proses evaluasi, jalur Hamid Rusdi, Gondanglegi, dan Talangagung dipilih sebagai rute operasional.
Saat ini Dishub Jawa Timur juga terus mempersiapkan berbagai aspek pendukung sebelum layanan resmi beroperasi. Survei lapangan dilakukan untuk menentukan titik pemberhentian bus, kesiapan terminal, hingga fasilitas pendukung lainnya. Koridor II Trans Jatim direncanakan mulai melayani masyarakat pada Oktober 2026 apabila seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal.
Kehadiran koridor baru ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, memperkuat konektivitas antara Kota Malang dan Kabupaten Malang, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur yang dilalui. Selain mempermudah mobilitas pekerja dan pelajar, layanan ini juga berpotensi meningkatkan akses menuju berbagai destinasi wisata di wilayah Malang Selatan yang selama ini banyak dilintasi melalui kawasan Gondanglegi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung