Race Tamiya Malang (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Hobi merakit dan memodifikasi Tamiya ternyata masih punya tempat istimewa di hati para pecintanya, termasuk di Kota Malang. Di balik ukurannya yang kecil, mobil mini 4WD ini membutuhkan ketelatenan tinggi agar bisa melaju kencang dan stabil di lintasan.
Komunitas Tamiya Arek Malang menjadi bukti bahwa hobi ini bukan sekadar permainan anak-anak. Para anggotanya, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran, rutin berkumpul untuk berbagi tips, mengutak-atik mesin, dan mencoba setelan baru di lintasan. Mereka menyulap mobil Tamiya menjadi kendaraan mini dengan performa optimal.
Dalam komunitas ini, setiap anggota punya gaya dan spesialisasi masing-masing. Ada yang fokus pada sektor mesin, ada pula yang ahli meracik sasis atau menentukan bobot ideal. Semua dilakukan secara manual, penuh ketelitian, dan uji coba berkali-kali hingga mendapatkan hasil terbaik.
Tidak sedikit yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyempurnakan satu komponen, misalnya memotong sasis beberapa milimeter atau mengganti roller agar mobil tidak keluar lintasan saat melaju kencang. Proses ini mengajarkan kesabaran dan perhatian pada detail.
Bagi mereka, Tamiya bukan hanya mainan, melainkan ajang untuk mengekspresikan kreativitas dan keahlian mekanik dalam skala kecil. Selain mempererat persaudaraan antarpenggemar, komunitas ini juga kerap mengikuti kejuaraan lokal maupun nasional, menjadikan hobi ini sebagai kegiatan yang penuh tantangan dan prestasi.
Semangat dan konsistensi komunitas ini menunjukkan bahwa hobi sederhana pun bisa membentuk karakter dan menjadi ruang produktif yang menyenangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online