Kopi Keceh (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Di Kabupaten Malang, tepatnya di Dusun Begawan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, ada tempat nongkrong yang tidak biasa: Kopi Keceh. Kafe ini mengusung konsep “ngopi sambil bermain air” atau “keceh” dalam bahasa Jawa dan menghadirkan sensasi santai sambil meresapi keindahan alam.
Yang membuatnya istimewa, kursi dan meja di sini ditempatkan langsung di tengah aliran Sungai Jahe. Airnya bening, arusnya lembut, dan pengunjung bahkan bisa merendam kaki sambil menikmati kopi. Untuk kenyamanan dan keamanan, pengelola menyediakan baju pelampung bagi setiap tamu, terutama saat musim hujan kondisi aliran bisa sedikit berubah.
Area ini juga dikelilingi oleh empat destinasi wisata air yang populer: Coban Jahe, Coban Tarzan, Coban Trap II, dan Coban Trap III. Hal ini menjadikan Kopi Keceh tidak hanya tempat ngopi, tetapi juga titik singgah yang strategis sebelum atau sesudah menjelajah keindahan air terjun di sekitarnya.
Suasana sejuk dan asri terpadu dengan estetika alami - meja dan kursi kayu berpadu dengan bebatuan dan pepohonan rindang mengelilingi sungai menciptakan nuansa yang Instagramable sekaligus menenangkan. Tidak heran jika tempat ini menjadi favorit untuk refreshing bersama teman, keluarga, atau sekadar melepas penat.
Menariknya, Kopi Keceh dibanderol sangat ramah di kantong. Harga tiket masuk masih terjangkau, dan menu mulai kopi, es kelapa muda, teh, hingga makanan ringan seperti gorengan, sempol, hingga hidangan berat seperti rawon, pecel, ayam geprek, bakso, dan rujak tersedia dengan pilihan harga mulai dari puluhan ribu rupiah saja. Tersedia juga fasilitas seperti mushola, area parkir, wifi gratis, dan toilet, yang membuat pengalaman di sini semakin nyaman.
Perjalanan dari pusat Kota Malang ke Kopi Keceh hanya memakan waktu sekitar satu jam ke arah timur, melewati jalur menuju Jabung. Tempat ini cocok bagi siapa saja yang mencari suasana tenang, natural, dan memiliki waktu berkualitas sambil menikmati kopi unik di tengah alam.
Kopi Keceh bukan hanya tempat ngopi, tapi juga pengalaman menyatu dengan alam yang menyegarkan sebuah destinasi kuliner alami yang sayang dilewatkan saat berkunjung ke Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung