Malang - Tomie Herawanto, pejabat senior di Pemkab Malang, menanggapi rencana mutasi besar-besaran dengan sikap tenang. Ia menyebut bahwa pergantian pejabat di lingkungan pemerintah adalah hal biasa dan bagian dari upaya penyegaran.
Tomie menyatakan bahwa mutasi perlu agar setiap OPD memiliki pimpinan yang dinamis dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pembangunan. Menurutnya, perubahan jabatan tidak berarti ketidakstabilan, tapi kesempatan untuk peningkatan kinerja.
Meski belakangan muncul isu pergeseran posisi besar-besaran, dirinya tidak menunjukkan kecemasan. Ia fokus pada kesiapan administrasi dan prosedur agar proses berjalan lancar. Tomie juga menyebut bahwa petunjuk dari pimpinan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan mutasi.
Dalam waktu dekat, Pemkab Malang dijadwalkan melantik pejabat definitif di beberapa OPD dan menetapkan Sekda baru. Tomie mengatakan bahwa pelantikan tersebut bagian dari rangkaian restrukturisasi yang telah disiapkan.
Dengan sikap terbuka dan tenang itu, Tomie berusaha menunjukkan bahwa mutasi tidak perlu menimbulkan kegaduhan. Ia yakin bahwa jika proses dilaksanakan secara transparan dan adil, perubahan jabatan bisa membawa dampak positif bagi pelayanan publik di Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemkab Malang