Pemainarema fc putri di Piala Pertiwi 2025 (aremafc.com)
Malang – Tim Arema Putri harus menghadapi tantangan berat menjelang putaran nasional Piala Pertiwi 2025. Bukan karena lawan tangguh, melainkan karena kehilangan banyak pemain utama yang absen membela tim.
Manajer Arema Putri, Fuad Ardiansyah, mengonfirmasi bahwa setidaknya 14 pemain tidak bisa memperkuat skuad Ongis Sinam pada ajang bergengsi tersebut. Kondisi ini tentu memaksa manajemen dan pelatih berpikir keras untuk menambal kekosongan di berbagai lini.
“Kami akan memaksimalkan pemain pelapis yang kami punya,” ujar Fuad kepada Wearemania, Jumat (24/10/2025).
14 Pemain Absen, Enam Dipinjam ke Klub Luar Negeri
Enam pemain Arema Putri diketahui tengah menjalani masa peminjaman ke klub Liga Wanita Timor Leste. Mereka adalah Nava Rina, Nova Sofi Pertiwi, Ratri Cahyawati Titania, dan Desca Nava Salsabila yang kini memperkuat Maranatha FC, serta Devi Radina Safitri dan Anisya Widyawati yang bergabung dengan Maudoko FC.
Tak hanya itu, enam pemain lainnya juga tengah tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2025). Windi Ayu Puspitasari dan Armita Dwi Oktaviani merumput di cabang futsal, sementara Dewi Tia, Aeni Rahma, Herlinda Hayu, dan Intan Nur memperkuat tim sepak bola daerah.
Dua nama lain, Laita Ro’ati Masykuroh dan Syafia Tristalia Chorlienka, mendapat panggilan bergengsi untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Wanita Indonesia.
Datangkan Pemain Baru, Identitas Masih Dirahasiakan
Untuk menambal skuad yang pincang, Fuad mengisyaratkan bahwa manajemen telah mengambil langkah cepat dengan mendatangkan beberapa pemain tambahan. Mereka bahkan sudah bergabung dalam sesi latihan Arema Putri selama sepekan terakhir.
Namun, Fuad memilih merahasiakan identitas para pemain anyar tersebut.
“Ada tambahan pemain dari tim-tim yang ikut Piala Pertiwi regional Jawa Timur lalu. Tapi biar nanti kejutan di lapangan,” ungkapnya sambil tersenyum.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Arema Putri menjelang kick-off Piala Pertiwi 2025 yang dijadwalkan berlangsung 30 Oktober 2025 di Stadion Universitas Islam Indonesia, Sleman.
Realistis Tapi Tetap Optimistis
Fuad menyadari, kehilangan separuh kekuatan utama tentu berpengaruh terhadap target besar tim. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Arema Putri tetap akan tampil dengan semangat juang tinggi dan mental kompetitif.
“Kondisi ini pasti berpengaruh terhadap target juara. Tapi kami tetap optimistis dan fokus dulu menatap setiap pertandingan di fase grup. Soal juara, kita jalani langkah demi langkah,” pungkas mantan Manajer Bisnis dan Marketing Arema FC yang kini juga memimpin FA Foundation itu.
Arema Putri tergabung di Grup A dan diprediksi bakal menghadapi laga-laga berat di awal turnamen. Namun dengan semangat khas Ongis Sinam, tim kebanggaan Malang ini diyakini tetap mampu memberi kejutan di Piala Pertiwi 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com