Greentea dan Teh Daun Kelor (Foto Istimewa)
Life - Green tea dikenal sebagai minuman khas Jepang. Indonesia punya tandingan yang kuat yaitu teh daun kelor. Minuman ini mulai dicari karena rasanya lembut dan manfaatnya luas.
Daun kelor tumbuh subur di banyak daerah Indonesia. Petani bisa memanen daun ini sepanjang tahun. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan rumit. Kondisi ini membuat harga teh daun kelor lebih terjangkau.
Beberapa UMKM mulai mengembangkan produk teh kelor dalam bentuk celup. Konsumennya terus naik. Banyak pembeli mencari bahan alami yang mudah diseduh. Riset Kementerian Kesehatan mencatat kandungan antioksidan daun kelor cukup tinggi. Nilai proteinnya juga lebih besar dibanding banyak jenis daun herbal lain.
Rasanya ringan dan tidak pahit. Kamu bisa menyeduhnya pagi atau malam. Banyak penikmat teh memilih kelor karena aromanya tidak menyengat. Teh ini juga cocok dikombinasi dengan jahe atau lemon.
Beberapa daerah menjadikan teh kelor sebagai oleh oleh. Banyuwangi dan Nusa Tenggara Timur menjadi contohnya. UMKM di dua wilayah itu memproduksi teh kelor dalam kemasan modern. Pemasarannya masuk ke toko oleh oleh dan platform digital.
Tren ini menunjukkan Indonesia punya potensi besar. Jepang kuat dengan green tea. Indonesia mengangkat teh kelor sebagai identitas baru. Produk ini lahir dari kekayaan alam lokal. Kamu bisa melihat peluang ekonomi di dalamnya. Teh kelor bukan sekadar minuman. Produk ini menjadi cara untuk mengenalkan bahan herbal Indonesia ke pasar yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online