Pengunjung memanen anggur di kebun anggur Bunder Farm, Malang, Jawa Timur (Antara News)
Life - Di Malang, Jawa Timur, warga mengubah pekarangan rumah menjadi kebun anggur modern. Mereka memakai sistem irigasi tetes (drip irrigation) dalam struktur rumah kaca. Metode ini menghemat air dan tenaga, sekaligus meningkatkan kualitas buah. Hasil panen menunjukkan tingkat kemanisan hingga 18 brix, jauh lebih tinggi dibanding metode konvensional yang hanya sekitar 8 brix.
Sekitar 200 pohon anggur di kebun ini mampu menghasilkan satu ton buah dalam satu kali panen. Buah anggur tersebut kemudian dipasarkan secara premium melalui wisata “petik anggur”. Harga panen dijual seharga Rp 100 ribu per kilogram.
Pendekatan ini bukan hanya mempercantik halaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi lokal. Warga tidak hanya mendapatkan hasil panen berkualitas tinggi, tetapi juga memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber pendapatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung