Helokopter Polri Saksi Bisu Tsunami Aceh (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Aceh - Warga yang berkunjung ke kawasan Ulee Lheu, Banda Aceh, masih bisa melihat jejak nyata kedahsyatan tsunami 26 Desember 2004. Sebuah helikopter milik Polri tampak teronggok di halaman belakang Gedung Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana Aceh.
Helikopter itu bukan sekadar rongsokan. Gelombang tsunami menghempaskannya dari lokasi awal hingga terseret jauh ke daratan. Benturan keras merusak hampir seluruh bagian badan pesawat.
Kini, helikopter tersebut sengaja dipertahankan sebagai bukti visual. Pemerintah Aceh menjadikannya media edukasi kebencanaan bagi masyarakat dan pengunjung.
Tsunami Aceh tercatat sebagai salah satu bencana terbesar di dunia. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut lebih dari 230 ribu orang meninggal dan hilang. Ribuan bangunan hancur dalam hitungan menit.
Keberadaan helikopter Polri ini mengingatkan satu hal penting. Kekuatan alam bisa melampaui teknologi dan logistik manusia.
Melalui pusat riset tsunami di Ulee Lheu, Aceh tidak hanya mengenang duka. Aceh membangun kesadaran dan kesiapsiagaan agar tragedi serupa tidak terulang tanpa kesiapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung