Life - Banyak orang meletakkan tanaman di dalam rumah agar ruangan terasa segar. Tidak semua tanaman cocok untuk ruang tertutup. Beberapa justru memicu masalah kesehatan dan kenyamanan.
Berikut tanaman yang sebaiknya tidak Kamu letakkan di dalam rumah.
Lidah mertua dalam jumlah banyak
Tanaman ini populer karena perawatannya mudah. Lidah mertua melepaskan oksigen pada malam hari. Jika jumlahnya terlalu banyak di ruang tidur, sebagian orang mengeluh pusing dan sulit tidur.
Pakis boston
Pakis terlihat cantik dan rimbun. Tanaman ini mudah berjamur jika sirkulasi udara buruk. Spora jamur bisa memicu alergi dan gangguan pernapasan.
Dieffenbachia
Daunnya besar dan menarik. Getahnya beracun jika tersentuh atau tertelan. Tanaman ini berisiko untuk rumah dengan anak kecil dan hewan peliharaan.
Keladi hias
Keladi sering dipilih karena warna daunnya mencolok. Getahnya bisa menyebabkan iritasi kulit dan mulut. Risiko meningkat jika diletakkan di area aktivitas keluarga.
Kaktus berduri tajam
Kaktus sering dianggap aman karena tidak butuh banyak air. Duri tajam berbahaya di ruang sempit. Cedera kecil sering terjadi tanpa disadari.
Melati dan sedap malam
Aromanya kuat dan wangi. Bau menyengat dalam ruang tertutup bisa memicu pusing dan mual. Tidak cocok untuk kamar tidur atau ruang kerja.
Bonsai tertentu
Beberapa jenis bonsai membutuhkan pestisida khusus. Residu kimia bisa terhirup di ruang tertutup. Efeknya berbahaya jika digunakan terus menerus.
Tips aman menaruh tanaman di rumah
Pilih tanaman berdaun lembut dan tidak beracun.
Letakkan di area dengan sirkulasi udara baik.
Batasi jumlah tanaman dalam satu ruangan.
Hindari kamar tidur untuk tanaman beraroma kuat.
Tanaman seharusnya membuat rumah lebih sehat. Pilihan yang salah justru menimbulkan masalah. Kamu perlu selektif sebelum meletakkannya di dalam rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: