Terowongan BH 1649 merujuk pada Terowongan Ijo di Kebumen (Foto Istimewa)
Life - Terowongan BH 1649 dikenal sebagai Terowongan Ijo. Lokasinya berada di Bumiagung, Rowokele, Kebumen, Jawa Tengah. Terowongan ini berdiri kokoh di sebelah timur Stasiun Ijo dan masih aktif dilintasi kereta api hingga hari ini.
Pemerintah kolonial Belanda membangun terowongan ini pada 1885 hingga 1886. Staatsspoorwegen mengerjakannya sebagai bagian dari pengembangan jalur kereta strategis di Jawa. Terowongan ini menembus perbukitan kapur Gunung Malang dengan panjang sekitar 580 meter.
Fungsi utamanya sangat vital. Terowongan Ijo menghubungkan jalur kereta yang melewati kontur alam ekstrem. Hingga kini, jalur tersebut tetap menjadi bagian penting dalam operasional perkeretaapian nasional dan berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi V Purwokerto.
Daya tarik terowongan ini tidak hanya pada usianya. Lanskap alam di sekitarnya menawarkan pemandangan hijau yang kontras dengan struktur batu tua peninggalan abad ke-19. Kombinasi ini menjadikan Terowongan Ijo favorit para railfans. Banyak yang datang untuk memotret kereta yang keluar dari mulut terowongan dengan latar perbukitan.
Kode BH 1649 menjadi identitas bangunan ini. Kode tersebut sering disebut dalam komunitas penggemar kereta sebagai penanda terowongan bersejarah yang masih berfungsi normal. Keberadaannya juga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi foto dan syuting karena karakter visualnya yang kuat.
Terowongan BH 1649 bukan sekadar jalur kereta. Ia menjadi saksi panjang sejarah transportasi Indonesia. Terowongan ini juga membuka peluang wisata berbasis sejarah dan minat khusus di Kebumen. Jika Kamu tertarik pada sejarah, kereta api, dan alam, Terowongan Ijo layak masuk daftar kunjungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online