Perajin membuat lampion Imlek di rumah produksi Ahmad Lampion, Jodipan, Malang, Jawa Timur (Antara News)
Malang - Perajin lampion di Ahmad Lampion, Kampung Jodipan, Kota Malang, rutin mengecek kualitas produk sebelum dikirim. Setiap rangka, sambungan, dan warna diperiksa satu per satu. Proses ini memastikan lampion sampai ke pembeli dalam kondisi terbaik.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, permintaan meningkat tajam. Produksi yang biasanya 500 buah per bulan naik menjadi 2.000 buah. Lonjakan ini terjadi sejak dua bulan sebelum Imlek.
Lampion hasil produksi Jodipan dikirim ke Jakarta. Pasar utama berasal dari pusat perayaan, mal, hotel, vihara, dan dekorator acara. Perajin menyesuaikan desain sesuai pesanan klien.
Harga jual lampion sangat beragam. Model sederhana dijual mulai Rp15 ribu per buah. Lampion dekoratif berukuran besar dengan desain khusus bisa mencapai Rp30 juta per buah. Perbedaan harga ditentukan oleh ukuran, tingkat kerumitan, bahan, dan sistem pencahayaan.
Ahmad Lampion mengandalkan tenaga perajin lokal. Peningkatan produksi membuka tambahan jam kerja. Beberapa perajin musiman ikut terlibat untuk memenuhi tenggat pengiriman.
Bahan baku dipasok dari dalam dan luar daerah. Rangka menggunakan besi dan bambu. Penutup memakai kain dan kertas khusus. Sistem lampu disesuaikan dengan kebutuhan indoor dan outdoor.
Kampung Jodipan dikenal sebagai kampung warna warni. Aktivitas produksi lampion menambah identitas kawasan sebagai sentra kreatif. Wisatawan yang berkunjung kerap melihat proses produksi langsung.
Menurut perajin, konsistensi kualitas menjadi kunci bertahan. Pesanan berulang datang dari klien lama di Jakarta. Reputasi dibangun dari ketepatan waktu dan hasil yang rapi.
Produksi lampion memberi dampak ekonomi nyata. Pendapatan perajin meningkat saat musim Imlek. Rantai usaha lokal ikut bergerak, mulai dari pemasok bahan hingga jasa pengiriman.
Lampion Jodipan menunjukkan potensi industri kreatif Malang. Produk lokal mampu menembus pasar nasional. Momentum Imlek menjadi penggerak, sementara kualitas menjaga keberlanjutan usaha sepanjang tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung