Kebun Pisang Warga Pujiharjo (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Desa Pujiharjo di Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu sentra pisang. Komoditas ini menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.
Sebagian besar warga menanam pisang di lahan pekarangan dan kebun. Jenis yang dibudidayakan beragam, seperti pisang raja, kepok, dan ambon. Pola tanam ini memudahkan panen sepanjang tahun.
Keunggulan pisang terletak pada perawatannya yang relatif mudah. Tanaman ini tidak membutuhkan biaya tinggi. Dalam satu kali tanam, warga bisa memanen beberapa kali dari anakan yang tumbuh.
Hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk mentah. Warga mulai mengolah pisang menjadi produk bernilai tambah. Contohnya keripik pisang, sale, dan olahan camilan lokal. Produk ini dipasarkan ke pasar tradisional hingga toko oleh-oleh.
Data dari pelaku UMKM setempat menunjukkan peningkatan permintaan olahan pisang saat musim liburan. Wisatawan yang datang ke Malang turut mendorong penjualan produk ini.
Distribusi menjadi kunci perputaran ekonomi. Pengepul datang langsung ke desa untuk membeli hasil panen. Dari sini, pisang didistribusikan ke berbagai kota di Jawa Timur.
Peran pisang tidak hanya pada ekonomi keluarga. Komoditas ini juga membuka lapangan kerja. Mulai dari petani, pengolah, hingga pedagang terlibat dalam rantai produksi.
Pemerintah desa mulai melihat potensi ini secara serius. Pendampingan UMKM dan pelatihan pengolahan produk terus dilakukan. Tujuannya meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Pisang kini bukan sekadar hasil kebun. Komoditas ini menjadi penggerak ekonomi Desa Pujiharjo. Dari kebun sederhana, lahir aktivitas ekonomi yang menjaga keberlangsungan hidup masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung