Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 28 MEI 2026 • 22:10 WIB

Mesin Pemotong Jadi Andalan Panitia Kurban, Proses Lebih Cepat dan Efisien

Mesin Pemotong Jadi Andalan Panitia Kurban, Proses Lebih Cepat dan EfisienMesin Pemotong Daging (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Suasana penyembelihan hewan kurban saat Iduladha selalu identik dengan kerja sama warga yang sibuk membagi tugas. Ada yang menangani proses penyembelihan, pencacahan daging, hingga distribusi kepada masyarakat. Di tengah padatnya aktivitas tersebut, banyak panitia kurban kini mulai memanfaatkan mesin pemotong tulang untuk membantu mempercepat proses pengolahan daging sapi.

Penggunaan mesin pemotong ini menjadi solusi praktis, terutama saat menghadapi sapi berukuran besar dengan bagian tulang yang tebal dan keras. Jika sebelumnya panitia harus mengandalkan tenaga manual menggunakan kapak atau golok besar, kini proses pemotongan bisa dilakukan lebih cepat, rapi, dan hemat tenaga.

Tidak sedikit panitia mengaku penggunaan mesin mampu memangkas waktu kerja secara signifikan. Dalam kondisi jumlah hewan kurban cukup banyak, efisiensi waktu menjadi hal penting agar distribusi daging kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan tertata.

Selain mempercepat proses, hasil potongan menggunakan mesin juga dinilai lebih presisi. Tulang dapat dipotong dengan ukuran yang lebih seragam sehingga memudahkan proses pengemasan. Hal ini juga membantu panitia saat membagi porsi daging agar lebih merata.

Penggunaan mesin pemotong tulang biasanya dilakukan pada bagian tertentu seperti kaki sapi, iga, hingga tulang besar yang cukup sulit dipotong secara manual. Mesin yang digunakan umumnya berbentuk gergaji listrik khusus pemotong daging dan tulang yang memang dirancang untuk kebutuhan rumah potong maupun pengolahan daging skala besar.

Meski demikian, faktor keamanan tetap menjadi perhatian utama. Panitia yang mengoperasikan mesin biasanya dipilih dari orang yang sudah terbiasa menggunakan alat tersebut. Penggunaan sarung tangan pelindung dan area kerja yang aman juga menjadi bagian penting untuk menghindari risiko kecelakaan kerja saat proses pemotongan berlangsung.

Perkembangan teknologi sederhana seperti ini mulai banyak diterapkan dalam pelaksanaan kurban di berbagai daerah. Selain membantu pekerjaan panitia, penggunaan alat modern juga membuat proses pengolahan daging menjadi lebih efektif tanpa mengurangi nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas tradisi kurban di Indonesia.

Bagi sebagian panitia, kehadiran mesin pemotong bukan sekadar alat bantu, tetapi juga bentuk adaptasi terhadap kebutuhan zaman. Dengan jumlah hewan kurban yang terus meningkat di beberapa wilayah, penggunaan teknologi dinilai mampu membantu pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, tertib, dan efisien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mesin Pemotong Jadi Andalan Panitia Kurban, Proses Lebih Cepat dan Efisien

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!