Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 MEI 2026 • 11:59 WIB

Dari Dapur Keluarga ke Meja Sarapan, Onde-Onde Legendaris Sukun Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Dari Dapur Keluarga ke Meja Sarapan, Onde-Onde Legendaris Sukun Tetap Bertahan di Tengah Perubahan ZamanOnde Onde Legendaris Kota Malang (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang -  Di tengah derasnya tren kuliner modern yang silih berganti, ada satu camilan tradisional yang tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Malang. Onde-onde legendaris asal kawasan Sukun menjadi salah satu bukti bahwa cita rasa warisan keluarga mampu bertahan melintasi generasi dan tetap dicari hingga hari ini. (Malang Posco Media)

Perjalanan kudapan ini bermula pada era 1980-an. Berawal dari usaha rumahan yang dijalankan secara turun-temurun, resep onde-onde tersebut terus diwariskan hingga kini. Bukan sekadar menjual makanan, keluarga pembuatnya juga menjaga konsistensi rasa yang telah dikenal selama puluhan tahun. (Malang Posco Media)

Keistimewaan onde-onde ini terletak pada ukurannya yang lebih besar dibanding kebanyakan onde-onde pada umumnya. Kulit ketannya terasa lembut dengan taburan wijen yang merata, sementara bagian dalamnya diisi kacang hijau manis yang padat dan legit. Kombinasi tersebut menciptakan sensasi gurih dan manis yang seimbang di setiap gigitan. (Malang Posco Media)

Bagi banyak warga Malang, onde-onde ini bukan hanya soal rasa. Kudapan tersebut menyimpan kenangan masa kecil, momen sarapan bersama keluarga, hingga tradisi membeli jajanan pasar setiap akhir pekan. Tidak sedikit pelanggan yang telah mengenalnya sejak puluhan tahun lalu dan kini memperkenalkannya kepada anak-anak mereka.

Menariknya, di tengah gempuran makanan kekinian, permintaan terhadap onde-onde legendaris ini justru tetap tinggi. Dalam sehari, penjual mampu memproduksi ratusan hingga ribuan biji untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Angka tersebut menunjukkan bahwa makanan tradisional masih memiliki pasar yang kuat ketika kualitas dan cita rasanya tetap dijaga. (Malang Posco Media)

Fenomena ini sekaligus memperlihatkan bahwa kuliner tradisional tidak harus bersaing dengan tren modern melalui inovasi berlebihan. Kadang, kekuatan terbesar justru terletak pada konsistensi. Ketika rasa yang disajikan hari ini masih sama dengan yang dinikmati puluhan tahun lalu, pelanggan akan selalu memiliki alasan untuk kembali.

Di era ketika banyak makanan viral hanya bertahan sesaat, onde-onde legendaris asal Sukun membuktikan bahwa resep sederhana yang dirawat dengan sepenuh hati dapat menjadi warisan kuliner yang terus hidup. Setiap butirnya bukan hanya menyajikan rasa manis dan gurih, tetapi juga menghadirkan cerita tentang ketekunan, tradisi, dan kecintaan terhadap kuliner lokal yang tak lekang oleh waktu. (Malang Posco Media)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dari Dapur Keluarga ke Meja Sarapan, Onde-Onde Legendaris Sukun Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!