Malang – Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan pelatihan di Kampung Semar, Arjosari, Kota Malang. Mereka mengedukasi warga bagaimana “menyulap” limbah maggot basah menjadi pakan ternak - alternatif berkualitas untuk ikan budidaya dan unggas.
Pelatihan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Politik Lingkungan yang mereka jalani. Tujuannya tidak hanya menyampaikan teori, tetapi memberikan pengalaman praktis dalam menyelesaikan persoalan lokal.
Menurut Bhilqis Khumairoh salah satu mahasiswa pendamping maggot adalah sumber protein tinggi yang ramah lingkungan dan punya potensi ekonomi besar. Namun, banyak warga yang belum memahami proses pengeringannya secara higienis dan efisien. Pelatihan mencakup praktik pengeringan maggot secara efektif agar aman untuk dikonsumsi ternak, dan membuka peluang komersialisasi hasil olahan tersebut.
Dalam tim pendamping juga terdapat Naia Sybilla Aura, Syella Vanessa Putri, Hana Indah Wahyuni, Devi Nazilatul Fitria, Nur Sakinah Salsabilah, Asfira Chisara Hasan, dan Ayu Carika Pangest. Mereka berharap inovasi tersebut dapat direplikasi di desa lain sesuai potensi lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antaranews.com