Malang - Di tengah era serba digital, kedekatan manusia sering kali terasa renggang. Namun, mahasiswa baru BINUS @Malang justru menunjukkan bahwa empati masih punya tempat penting di hati generasi muda. Melalui FRIEND PROJECT, mereka menghadirkan aksi nyata: berbagi boneka dan kasih sayang kepada anak-anak di berbagai komunitas di Kota Malang.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Inaugurasi First Year Program (FYP) Freshmen B29, yang menggandeng Teach For Indonesia (TFI) dan Teach For Indonesia Student Community (TFISC). Hasilnya sungguh menggembirakan: lebih dari 200 boneka terkumpul dan disalurkan ke 21 titik, mulai dari panti asuhan, sekolah informal, hingga komunitas anak jalanan.
Namun, FRIEND PROJECT bukan sekadar soal donasi. Para Freshmen BINUS terjun langsung mendongeng, bermain, hingga menyampaikan pesan moral lewat kegiatan interaktif. Anak-anak tersenyum, mahasiswa pun belajar, bahwa kebahagiaan bisa lahir dari langkah kecil yang tulus.
“Awalnya saya pikir ini cuma tentang bagi-bagi boneka. Tapi setelah lihat senyum anak-anak di video, saya sadar kalau hal kecil bisa bikin bahagia banget. Dari sini saya belajar arti empati,” ungkap Keren, mahasiswa Digital Psychology Freshmen B29.
Pendidikan Karakter Sejak Hari Pertama Menurut Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., Campus Director BINUS Malang, FRIEND PROJECT menjadi ruang belajar karakter yang sesungguhnya. “Kontribusi sosial bukan sesuatu yang menunggu sampai lulus. Justru sejak hari pertama menjadi mahasiswa, mereka bisa menjadi penggerak perubahan. Pendidikan karakter tidak cukup diajarkan di kelas, tetapi harus dialami langsung. Di sinilah mereka belajar empati, kolaborasi, dan makna menjadi bagian dari masyarakat,” jelasnya.
Lebih dari Sekadar Donasi Selain mempererat solidaritas antar Freshmen, kegiatan ini juga membentuk kesadaran sosial sejak dini. Di tengah derasnya arus teknologi, FRIEND PROJECT menghadirkan momen refleksi: bahwa kecanggihan digital harus berpijak pada rasa peduli.
BINUS menekankan konsep DIGITECHPRENEUR generasi muda yang tak hanya mahir teknologi, tapi juga memiliki kepekaan sosial untuk menciptakan solusi nyata. Dengan pengalaman ini, para Freshmen diyakini sedang menapaki fondasi penting menuju peran tersebut.
FRIEND PROJECT membuktikan satu hal sederhana: boneka yang tampak kecil di tangan seorang anak bisa menjadi hadiah besar yang membawa kebahagiaan. Dan bagi mahasiswa baru BINUS Malang, aksi ini adalah awal perjalanan untuk memahami bahwa setiap perubahan sosial selalu dimulai dari hati yang peduli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung