Wali Kota Malang Tunjukkan Kepedulian untuk Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny, Salah Satunya Warga Kedungkandang
Malang – Duka mendalam akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pada awal pekan ini turut dirasakan oleh masyarakat Kota Malang. Salah satu korban dalam musibah tersebut diketahui adalah Muhammad bin Syamsul Arifin, warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Mengetahui hal itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat langsung menyampaikan rasa duka cita dan kepeduliannya kepada keluarga korban. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Malang turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga besar Ponpes Al-Khoziny, terutama bagi warga Malang yang menjadi korban.
“Atas nama Pemerintah Kota Malang, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Kami ikut berempati dan siap memberikan dukungan yang dibutuhkan keluarga korban di Kedungkandang,” ujar Wahyu Hidayat, Selasa (7/10/2025).
Wahyu juga mengapresiasi langkah cepat aparat dan relawan yang telah melakukan evakuasi serta penanganan terhadap para korban di lokasi kejadian. Ia berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga agar keamanan dan kelayakan bangunan pendidikan, termasuk pondok pesantren, lebih diperhatikan.
“Keselamatan santri dan tenaga pengajar harus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah perlu bersama-sama memastikan standar keamanan bangunan di setiap lembaga pendidikan terpenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, kabar duka dari Sidoarjo masih menyisakan rasa haru di kalangan warga Malang. Sejumlah tetangga dan kerabat korban di Kedungkandang menyampaikan doa dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi ambruknya Ponpes Al-Khoziny menjadi pengingat betapa pentingnya aspek keselamatan dalam dunia pendidikan, serta memperlihatkan kuatnya rasa solidaritas antardaerah di Jawa Timur. Kepedulian yang ditunjukkan Wali Kota Malang menjadi wujud nyata semangat guyub rukun yang selalu dijunjung tinggi oleh warga Malang Raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online