Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 06:56 WIB

Peran Orang Terdekat Kunci Tekan Angka Stunting di Jawa Timur

Author

Ilustrasi stunting (Foto Istimewa)

Malang - Orang terdekat seperti orang tua, kakak, dan anggota keluarga lainnya memegang peran penting dalam menekan risiko stunting pada anak. Di Jawa Timur, prevalensi stunting masih berada di kisaran sekitar 19,2%. 

Pertama, keluarga jadi garis depan pemenuhan gizi anak sejak masa 1000 hari pertama kehidupan. Bila orang tua tak aktif memantau asupan makanan bergizi, anak lebih berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. 

Kedua, keluarga yang melibatkan secara aktif anggota terdekat dalam pengasuhan menampilkan hasil lebih baik. Studi menunjukkan bahwa pelaksanaan peran keluarga yang baik terkait peluang lebih rendah anak mengalami stunting. 

Ketiga, selain asupan makanan, perhatian orang terdekat terhadap layanan kesehatan dan monitoring pertumbuhan anak sangat berpengaruh. Keluarga yang rutin membawa anak ke posyandu dan memastikan imunisasi serta suplementasi berjalan, menciptakan kondisi yang lebih aman dari stunting.

Kamu yang memiliki peran sebagai orang tua, saudara dekat, atau anggota keluarga bisa langsung bertindak dengan beberapa langkah berikut:

  • Pastikan anak mendapat makanan bergizi lengkap tiap hari (karbohidrat, protein, sayur, buah)
  • Pastikan ibu hamil dan menyusui mendapat dukungan keluarga untuk makan sehat dan cek kesehatan rutin
  • Libatkan anggota keluarga lain untuk ikut memantau pertumbuhan anak (ukur tinggi badan, berat badan rutin)
  • Gunakan fasilitas kesehatan lokal (posyandu, puskesmas) dan ajak anak ke kegiatan deteksi dini
  • Bangun kesadaran dalam keluarga bahwa stunting bukan hanya soal berat badan, tapi dampaknya panjang (kognitif, fisik, sosial)

Dengan bukti nyata bahwa peran keluarga berdekatan sangat memengaruhi, maka perubahan kecil dari lingkungan terdekat bisa membawa dampak besar dalam penurunan angka stunting.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU