Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 16:08 WIB

Pemerintah Kota Malang Siapkan Lahan Puluhan Hektare untuk Budidaya Cabai Antisipasi Lonjakan Harga

Author

Lahan Cabai Kota Malang (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

Malang - Pemerintah kota Malang mengambil langkah cepat dalam mengatasi lonjakan harga pangan. Peningkatan harga cabai menjadi fokus utama karena permintaan yang biasanya naik signifikan pada akhir tahun.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menetapkan gerakan tanam massal cabai di sejumlah lahan tadah hujan. Di wilayah Kecamatan Kedungkandang dipersiapkan sekitar 40 hektare untuk menanam cabai, disertai bantuan 3.000 bibit dari Bank Indonesia.

Selain itu, di Kelurahan Merjosari direncanakan penanaman di lahan seluas 20 hektare, khusus untuk jenis cabai besar dan cabai kecil. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menyampaikan bahwa program ini penting karena periode Oktober hingga Desember permintaan cabai selalu meningkat hal itu biasanya memicu kenaikan harga. 

Dirinya juga menjelaskan bahwa satu pohon cabai dapat dipanen hingga 12 kali. Produksi tahun lalu di Kota Malang pernah mencapai sekitar 3.000 ton. 

Lewat program ini, pemerintah kota berharap suplai lokal bisa ditingkatkan sehingga tekanan kenaikan harga bisa dihindari. Pemerintah juga mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai sendiri sebagai bagian dari ketahanan pangan. 

Dengan strategi ini diharapkan harga cabai di pasar bisa lebih stabil dan inflasi pangan di kota Malang bisa dikendalikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU