Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 10:27 WIB

Peduli Kesehatan Mental, Siswi MTs Surya Buana Malang Bawa Pulang Emas Ajang Internasional

Author

Dahayu Athifahsari Bersama Karya Ilmiahnya. (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Keprihatinan terhadap tingginya tingkat stres belajar di kelas melahirkan sebuah inovasi yang membanggakan. Dahayu Athifahsari, siswi kelas VIII MTs Surya Buana Malang, berhasil meraih Gold Medal dan Special Award dalam ajang Saudi Global Inventions and Innovations Expo 2025 di Jeddah.

Berawal dari pengamatan terhadap tekanan akademik dan lingkungan belajar yang dinamis, Dahayu mengembangkan aromaterapi berbahan dasar jeruk purut, pandan, jahe akar kucing atau Acalypha indica, cengkeh, dan kelapa. Seluruh bahan tersebut mengandung minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan mental.

Aromaterapi hasil pengembangan Dahayu terbukti disukai oleh 90 persen responden dalam uji coba penelitian. Produk ini mampu menurunkan tingkat stres, meningkatkan fokus belajar, serta memperbaiki kualitas tidur.

Proses pembuatan aromaterapi dilakukan melalui metode destilasi dan deposisi. Hasil uji laboratorium menunjukkan tingkat pH 3,83 sehingga dinilai aman untuk digunakan.

Inovasi tersebut dituangkan dalam karya ilmiah berjudul Kaffir Lime Based Aromatherapy as a Mental Stress Reliever for Students. Karya ini kemudian dibawa ke ajang Saudi Global Inventions and Innovations Expo yang digelar pada 13 November 2025 di Jeddah dan diikuti peserta dari berbagai negara.

Dahayu Athifahsari saat menerima penghargaan (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Dalam kompetisi internasional tersebut, Dahayu berhasil meraih medali emas. Ia juga memperoleh Special Award dari Tajikistan dan Rusia. Prestasi ini membuka peluang besar bagi masa depannya, termasuk tawaran melanjutkan studi di Tajikistan dengan beasiswa dari Rusia.

Keberhasilan Dahayu tidak lepas dari dukungan orang tua dan sekolah. Proses pembinaan guru Karya Ilmiah Remaja berperan penting dalam mengembangkan ide, melakukan eksperimen, hingga mempersiapkan presentasi di tingkat internasional.

Partisipasi dalam SGiE menjadi pengalaman berharga bagi Dahayu. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan inovasi karya pelajar Indonesia ke panggung dunia.

Prestasi Dahayu Athifahsari menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masalah sederhana di sekitar dapat melahirkan inovasi besar. Dari ruang kelas di Malang, karya anak bangsa mampu bersinar di tingkat internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU