Kediri - Viralnya patung macan putih di Kabupaten Kediri membawa dampak nyata bagi warga sekitar. Area yang sebelumnya lengang kini berubah ramai. Aktivitas ekonomi tumbuh cepat. Peluang usaha muncul dari berbagai arah.
Patung yang sempat menuai beragam komentar di media sosial justru menarik perhatian publik. Banyak warga dari luar daerah datang untuk melihat langsung dan berfoto. Arus kunjungan ini membuka ruang baru bagi pelaku usaha kecil.
Salah satu yang paling terlihat adalah munculnya penjual gantungan kunci bertema patung macan. Produk ini laris karena harganya terjangkau dan mudah dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Warga memproduksinya secara mandiri dengan bahan sederhana. Penjualan berlangsung setiap hari, terutama saat akhir pekan.
Selain gantungan kunci, warga juga menjual kaos, stiker, makanan ringan, dan minuman. Lapak-lapak berdiri di sekitar lokasi patung. Jumlah pedagang terus bertambah seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Banyak warga mengaku pendapatan mereka naik sejak patung tersebut viral.
Aktivitas ekonomi ini tidak hanya dinikmati pedagang. Warga sekitar ikut merasakan efeknya. Parkir, jasa kebersihan, hingga keamanan lingkungan ikut bergerak. Ruang publik yang sebelumnya sepi kini hidup dan produktif.
Fenomena ini menunjukkan satu hal penting. Konten viral bisa berubah menjadi penggerak ekonomi lokal jika dimanfaatkan dengan cepat. Kreativitas warga menjadi kunci. Mereka membaca peluang dan langsung bertindak.
Patung macan putih kini bukan sekadar objek visual. Ia menjadi simbol bagaimana perhatian publik bisa memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung