Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 17:29 WIB

Soto Kambing Pak Thosim, Legenda Rasa Tradisional di Karangploso Malang

Author

Soto Kambing Pak Thosim (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

Malang - Soto Kambing Pak Thosim menjadi salah satu kuliner khas Kabupaten Malang yang konsisten bertahan lebih dari tiga dekade. Warung ini berada di Jalan Sasando, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Usaha tersebut berdiri sejak 1990 dan kini dikelola generasi penerus keluarga.

Sejak awal berdiri, warung ini dikenal warga sekitar sebagai soto kambing persawahan. Julukan itu muncul karena lokasinya dulu berada di dekat area sawah. Kini, kawasan tersebut berkembang menjadi deretan bangunan, kafe, dan warung kecil. Meski lingkungan berubah, cita rasa sotonya tetap dipertahankan.

Warung buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Pengunjung datang silih berganti, terutama pada jam makan pagi dan siang. Banyak pelanggan memilih datang lebih awal untuk menikmati kuah soto yang masih segar dan panas.

Ciri khas utama Soto Kambing Pak Thosim terletak pada proses memasaknya. Pengelola masih menggunakan tungku dan kayu bakar untuk merebus kuah. Cara tradisional ini menghasilkan aroma asap yang khas dan rasa kuah yang lebih kuat. Bumbu rempah diracik dengan resep turun temurun tanpa perubahan berarti sejak pertama kali dijual.

Dalam satu porsi, pembeli akan mendapatkan kuah panas dengan isian sayur, kecambah, seledri, serta taburan koya. Potongan daging kambing disajikan dalam ukuran cukup besar dan teksturnya empuk. Pengelola memastikan daging tidak meninggalkan bau prengus yang mengganggu. Pembeli dapat memilih soto dengan nasi atau lontong sesuai selera.

Selain daging utama, tersedia tambahan lauk jeroan seperti babat, hati, dan paru kambing. Menu tambahan ini bisa dipesan terpisah bagi pelanggan yang ingin porsi lebih lengkap. Pilihan minuman juga sederhana, seperti es teh dan jeruk hangat.

Dari sisi harga, warung ini tetap ramah di kantong. Satu porsi soto dibanderol sekitar Rp12.000 hingga Rp15.000. Minuman dijual mulai Rp3.000. Harga tersebut membuat warung ini tetap terjangkau bagi berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar hingga wisatawan yang singgah ke Malang.

Kesederhanaan tempat tidak mengurangi minat pengunjung. Justru konsistensi rasa dan teknik memasak tradisional menjadi daya tarik utama. Soto Kambing Pak Thosim membuktikan bahwa resep keluarga yang dijaga dengan disiplin mampu bertahan di tengah persaingan kuliner yang terus berkembang di Malang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU