Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 00:43 WIB

Ramadan di Malang, Tren Es Buah Segar Jadi Pilihan Berbuka

Author

Tren Es Buah Segar (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Malang - Setiap bulan Ramadan, suasana sore di Malang berubah lebih hidup. Pasar Ramadan bermunculan di berbagai sudut kota. Salah satu yang paling mencolok adalah banyaknya pedagang es buah segar.

Lapak es buah hampir selalu ramai. Penjual menawarkan campuran semangka, melon, nanas, pepaya, hingga biji selasih. Sirup dan susu kental manis melengkapi rasa. Harga per porsi rata rata berkisar Rp8 ribu hingga Rp15 ribu.

Fenomena ini terlihat konsisten setiap tahun. Es buah menjadi menu favorit untuk berbuka. Banyak warga memilih minuman segar dibanding minuman instan kemasan.

Alasannya sederhana. Es buah terasa ringan setelah seharian berpuasa. Kandungan air dan buah membantu mengembalikan cairan tubuh. Kombinasi rasa manis dan segar juga cepat mengembalikan energi.

Beberapa pedagang mengaku penjualan meningkat signifikan saat Ramadan. Dalam satu sore, satu lapak bisa menjual puluhan hingga ratusan porsi. Momentum ini menjadi peluang ekonomi musiman yang menjanjikan.

Tren ini juga mencerminkan perubahan pola konsumsi. Minuman berbasis buah mulai dianggap lebih sehat. Masyarakat semakin sadar pentingnya asupan alami saat berbuka.

Pasar Ramadan tidak hanya menjadi ruang transaksi. Tempat ini menjadi ruang sosial. Warga bertemu, berbincang, dan berbagi suasana kebersamaan menjelang magrib.

Ramainya pedagang es buah menunjukkan kebiasaan baru yang tumbuh di tengah masyarakat. Berbuka tidak lagi sekadar melepas dahaga, tetapi juga memilih opsi yang lebih segar dan bernilai gizi. Ramadan di Malang pun terasa semakin hidup dengan warna warni gelas es buah di setiap sudut pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU