Kamis, 28 MEI 2026 • 22:55 WIB

Demi Sepotong Roti Gandum Gandara, Warga Malang Rela War Subuh dan Antre Panjang

Author

Roti Gandum Gandara (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Ada yang berbeda di suasana subuh Kota Malang belakangan ini. Saat sebagian orang masih terlelap, puluhan kendaraan justru mulai memenuhi area toko roti. Bukan untuk sarapan nasi pecel atau rawon, melainkan berburu roti gandum yang sedang viral di media sosial. Namanya Roti Gandara.

Fenomena ini membuat banyak warga penasaran. Bagaimana mungkin roti gandum bisa menciptakan antrean panjang sejak dini hari. Bahkan tidak sedikit pembeli yang rela datang sebelum toko buka agar tidak kehabisan.

Di tengah tren makanan manis dan pastry modern, Roti Gandara justru hadir dengan konsep sederhana. Roti gandum dengan tekstur padat, aroma khas panggangan, dan rasa yang tidak terlalu manis. Kesederhanaan itu justru menjadi daya tarik utamanya.

Banyak pembeli menyebut sensasi roti ini berbeda dibanding roti gandum biasa. Bagian luarnya terasa sedikit crunchy, sementara dalamnya tetap lembut dan mengenyangkan. Saat baru keluar dari oven, aroma gandumnya langsung memenuhi ruangan dan membuat antrean semakin tidak sabar menunggu giliran.

Media sosial ikut memperbesar popularitasnya. Video antrean subuh, stok yang cepat habis, hingga ekspresi pembeli saat berhasil mendapatkan roti ini ramai berseliweran di TikTok dan Instagram. Tidak sedikit konten kreator kuliner Malang ikut membahas fenomena tersebut.

Kini membeli Roti Gandara bukan sekadar soal rasa. Ada sensasi “berburu” yang membuat pengalaman kuliner ini terasa berbeda. Banyak pembeli mengaku datang karena takut kehabisan setelah melihat unggahan viral di media sosial. Efek fear of missing out atau FOMO menjadi salah satu alasan antrean terus panjang setiap hari.

Fenomena kuliner viral sebenarnya bukan hal baru di Malang. Kota ini memang dikenal memiliki budaya kuliner yang kuat, mulai dari warung legendaris hingga jajanan modern yang cepat naik daun. Beberapa tempat makan di Malang bahkan terkenal karena buka hingga dini hari dan selalu ramai pengunjung. 

Yang menarik, Roti Gandara berhasil mengubah roti gandum yang identik dengan makanan “sehat dan biasa saja” menjadi produk yang diburu banyak orang. Strategi kelangkaan stok, momentum media sosial, dan pengalaman membeli yang unik membuat roti ini terasa eksklusif.

Di tengah banyaknya pilihan kuliner viral, Roti Gandara menunjukkan satu hal penting. Kadang yang dicari pembeli bukan hanya rasa enak, tetapi juga pengalaman. Dari rela bangun subuh, ikut antre panjang, hingga berhasil membawa pulang roti hangat yang sedang viral, semuanya menjadi bagian dari cerita yang ingin dibagikan ke media sosial.

Malang memang tidak pernah kehabisan cara melahirkan tren kuliner baru. Hari ini mungkin roti gandum. Besok, bisa jadi kuliner lain yang kembali membuat warga rela antre sejak matahari belum terbit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU