Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 18 JULI 2025 • 23:45 WIB

Striker Arema FC Dalberto Masih Loyo, Manajemen Singo Edan Buka Suara

Striker Arema FC Dalberto Masih Loyo, Manajemen Singo Edan Buka SuaraDalberto saat tampil di Piala Presiden 2025 (aremafc.com)

Malang - Penampilan kurang maksimal Arema FC di turnamen pramusim Piala Presiden 2025 membuat manajemen dan tim pelatih bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh. Salah satu catatan terbesar yang muncul dari hasil evaluasi tersebut adalah kondisi fisik pemain yang dinilai belum berada di level optimal. Sorotan paling tajam mengarah pada striker asing mereka, Dalberto, yang dianggap belum tampil dalam performa terbaiknya.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengakui bahwa aspek fisik menjadi perhatian utama tim saat ini. Ia menyebut, ketimpangan kondisi antara pemain lokal dan asing menjadi hal yang wajar, mengingat waktu persiapan mereka yang berbeda. Dalberto, misalnya, baru tiba di Malang setelah menjalani masa libur tiga minggu di Brasil usai mengalami cedera pada laga terakhir BRI Liga 1 musim sebelumnya melawan Semen Padang.

Baca juga: Tiga Pemain Arema FC Tampil Memukau, Indonesia U‑23 Menang Telak 8‑0 atas Brunei

"Sudah, evaluasi terbesar ada di fisik. Mungkin kalau pemain lokal latihannya sudah lebih awal, dua minggu sebelum pemain asing datang. Ya wajar kalau fisik pemain lokal lebih oke, sedangkan pemain asing misal Dalberto yang libur 3 minggu di Brasil, dia terapi karena laga terakhir lawan Semen Padang lalu dia cedera," ungkap Yusrinal.

Kondisi tersebut terlihat jelas selama Piala Presiden 2025. Dalberto belum sekalipun mencetak gol dan sering terlihat kelelahan saat tim membangun serangan. Ini menjadi perhatian serius tim pelatih, mengingat peran vital Dalberto sebagai juru gedor utama Singo Edan.

Yusrinal menjelaskan bahwa proses pemulihan cedera Dalberto turut mempengaruhi kondisi kebugarannya. "Fisioterapisnya yang ada di Brasil itu tidak memperbolehkan dia untuk melakukan latihan dulu di Brasil, jadi fokus di penyembuhan. Lima hari sebelum dia berangkat ke Malang itu baru mulai dia latihan, jadi fisik masih kurang," jelasnya.

Masalah serupa juga terjadi pada beberapa pemain asing lainnya yang baru bergabung, sehingga tim pelatih kini memprioritaskan program peningkatan fisik secara intensif. Dengan persiapan tim yang diklaim sudah mencapai 90 persen, manajemen yakin kondisi para pemain akan membaik sebelum kompetisi BRI Super League 2025/26 resmi dimulai.

Arema FC sendiri menjadi salah satu tim yang memulai persiapan lebih awal dibandingkan peserta lainnya. Evaluasi pasca kegagalan di fase grup Piala Presiden menjadi momen penting untuk menyusun ulang strategi. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pemain, terutama legiun asing, siap secara fisik dan taktik demi mengarungi musim yang diyakini akan berlangsung ketat dan penuh tantangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aremafc.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Striker Arema FC Dalberto Masih Loyo, Manajemen Singo Edan Buka Suara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!