Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 SEPTEMBER 2025 • 00:28 WIB

Arema FC Kian Sepi Dukungan, Stadion Kanjuruhan Hampa Tanpa Euforia Aremania

Arema FC Kian Sepi Dukungan, Stadion Kanjuruhan Hampa Tanpa Euforia AremaniaAremania di tribun (aremafc.com)
Malang - Arema FC makin kehilangan magnetnya di mata pendukung setia. Laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang dahulu selalu bergemuruh dengan chant dan koreografi, kini tampak hening. Pada pertandingan terakhir menghadapi Dewa United, Sabtu (13/9/2025), panitia penyelenggara (Panpel) mencatat hanya 819 penonton yang hadir.

Angka tersebut menjadi catatan terendah musim ini, bahkan lebih sedikit dibanding dua laga kandang sebelumnya yang masih mampu menarik lebih dari seribu penonton. Padahal, kuota tiket yang disediakan mencapai 5.000 lembar.

Harga Tiket Dinilai Terlalu Mahal
Dari pantauan komentar Aremania di media sosial fanbase maupun akun resmi Arema FC, faktor utama sepinya stadion adalah harga tiket.

“Kalau dulu mungkin di harga Rp30-45 ribu sebelum direnovasi. Tapi sekarang sudah Rp150 ribu. Ya itu naiknya cukup banyak,” ungkap Ahmad Rozi, Aremania yang hadir di laga tersebut.

Kenaikan harga tiket dinilai tidak sebanding dengan atmosfer pertandingan yang mereka dapatkan. Banyak Aremania lebih memilih menyaksikan laga dari rumah atau warung kopi ketimbang datang langsung ke stadion.

Euforia yang Hilang
Selain tiket, dualisme Arema yang tak kunjung selesai juga membuat sebagian Aremania enggan hadir. Hal itu berdampak pada atmosfer pertandingan.

Sejak wasit meniup peluit kick-off, suasana terasa hampa. Nyanyian hanya terdengar sesekali ketika tim menyerang, kemudian kembali sunyi. Kondisi ini sangat berbeda dengan sebelum Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022, ketika yel-yel, tabuhan perkusi, hingga kibaran bendera besar selalu mewarnai tribun sejak jauh sebelum laga dimulai.

“Kalau dualisme tuntas dan Arema kembali jadi satu, Stadion Kanjuruhan pasti penuh. Mungkin arek-arek masih menunggu Arema jadi satu,” tambah Ahmad Rozi.

Upaya Manajemen: Diskon hingga Bundling
Manajemen Arema FC menyadari kondisi ini. Mereka tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk kembali menarik minat penonton. Mulai dari menurunkan harga tiket kategori ekonomi, menyediakan bundling tiket keluarga, hingga memberikan snack dan minuman gratis bagi penonton home match.

“Untuk bundling tiket keluarga ini sudah lumayan banyak yang terjual, sekitar 45 paket melalui Arema FC Store,” jelas Munif Bagaskara Wakid, Manager Bisnis Arema FC.

Tak berhenti di situ, manajemen juga berencana mengeluarkan tiket pelajar dengan harga lebih terjangkau. Namun, skema ini masih dikaji agar tepat sasaran.

Jalan Panjang Mengembalikan Kepercayaan
Meski berbagai strategi dilakukan, jalan Arema FC untuk kembali menghidupkan atmosfer Kanjuruhan jelas tidak mudah. Bagi Aremania, bukan hanya soal tiket, tetapi juga identitas klub yang utuh dan solid. Selama dualisme masih membayangi, euforia di tribun tampaknya sulit kembali seperti dulu.

Kini, pertanyaan yang menggelayuti adalah: apakah Arema FC mampu mengembalikan kepercayaan dan cinta Aremania, atau justru stadion semakin kosong di tiap laga kandang?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Arema FC Kian Sepi Dukungan, Stadion Kanjuruhan Hampa Tanpa Euforia Aremania

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!