Kehadiran Trans Jatim di Kota Malang (Foto Istimewa)
Malang - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menambah koridor Bus Trans Jatim di wilayah Malang Raya. Setelah koridor tengah resmi diluncurkan, dua koridor tambahan akan dibuka untuk menjangkau Bandara Abdulrachman Saleh (Lanud Abd Saleh) dan Kepanjen mulai tahun anggaran 2026.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, Trans Jatim di Malang Raya akan dibagi menjadi tiga koridor: koridor tengah, barat, dan timur. Koridor barat akan melintasi Kota Batu, Desa Ngijo (Karangploso), Singosari, dan Pakis. Sementara itu, koridor timur akan dimulai dari Batu menuju Pakis, lalu mendekati Bandara Abd Saleh, dan diharapkan bisa mencapai Kepanjen.
Dishub Jatim akan bekerjasama dengan Pemkab Malang untuk menggunakan terminal di Kabupaten Malang sebagai titik transit bus. Rencana penambahan koridor ini masih menunggu penyertaan anggaran dalam APBD Perubahan 2026.
Ekspansi ini datang di tengah persiapan operasional 15 unit bus Trans Jatim untuk Malang Raya, dengan rute awal meliputi Terminal Hamid Rusdi (Kota Malang), Terminal Landungsari (Kabupaten Malang), dan Terminal Batu (Kota Batu).
Gubernur Khofifah menyatakan bahwa operasional Trans Jatim untuk tahun 2026 sudah “aman,” meski ada tantangan anggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung