Kondisi Arema Store (Foto Istimewa)
Malang - Kekalahan Arema FC dari Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan menyisakan kekecewaan mendalam di kalangan Aremania. Bermain di kandang sendiri, Arema harus mengakui keunggulan tamu dengan skor tipis 0-1. Hasil ini memicu reaksi keras suporter.
Bentuk kekecewaan itu terlihat jelas di Arema FC Store yang berada di kawasan Betek, Kota Malang. Sejumlah poster bernada protes ditempel di beberapa bagian dinding toko resmi klub. Poster tersebut berisi kritik langsung terhadap performa tim dan sikap pemain di lapangan.
Isi poster menyoroti permainan yang dinilai kurang maksimal. Aremania menilai Arema gagal menunjukkan mental bertanding yang kuat, meski tampil di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan ini dianggap menyakitkan karena terjadi saat ekspektasi suporter cukup tinggi.
Aksi menempel poster berlangsung tanpa kericuhan. Protes disampaikan secara visual sebagai bentuk kekecewaan simbolik. Namun pesan yang ingin disampaikan jelas. Aremania menuntut evaluasi dan perubahan nyata dari tim.
Tak berselang lama, poster-poster tersebut mulai dilepas. Area Arema FC Store kembali dibersihkan. Meski begitu, kekecewaan suporter belum sepenuhnya mereda.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen maupun pemain Arema FC terkait aksi protes tersebut. Aremania berharap kekalahan ini menjadi titik refleksi. Mereka ingin Arema FC bangkit dan menunjukkan performa yang lebih bertanggung jawab di pertandingan berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Group Media Malang