Pemain Aremafc Dalam Persiapan Jelang Lawan Persijap Jepara (aremafc.com)
Malang - Arema FC dipastikan tidak akan menganggap remeh Persijap Jepara pada laga lanjutan Super League 2026 atau 2027. Tim berjuluk Singo Edan akan menjamu Laskar Kalinyamat di Stadion Kanjuruhan, Malang, awal pekan depan dengan target poin penuh.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan peringatan tegas kepada seluruh pemainnya. Ia menilai Persijap bukan lagi tim yang sama seperti di awal musim. Perubahan besar di tubuh tim lawan membuat Arema harus tampil ekstra waspada.
Persijap Jepara datang ke Malang dengan modal positif. Mereka meraih kemenangan di pertandingan terakhir. Selain itu, Persijap juga melakukan perombakan skuad dan staf pelatih. Kondisi ini dinilai Santos sebagai sinyal bahaya bagi tim tuan rumah.
“Jepara memenangkan pertandingan terakhir dan mereka telah merombak skuad serta staf pelatih. Kita harus berhati-hati,” ujar Marcos Santos kepada wartawan, Jumat 30 Januari 2026.
Pelatih asal Brasil itu secara khusus menyoroti kehadiran pelatih baru Persijap, Divaldo Alves. Sosok ini dinilai sangat memahami karakter dan dinamika Liga Indonesia. Pengalaman Divaldo dianggap bisa membuat Persijap tampil lebih disiplin dan taktis.
Selain faktor pelatih, Santos juga menaruh perhatian besar pada striker Persijap, Carlos Henrique França. Penyerang asal Brasil tersebut dikenal tajam dan berbahaya di kotak penalti. Arema diminta tidak memberi ruang sedikit pun bagi lini depan lawan.
Di sisi lain, kemenangan Arema FC pada laga sebelumnya diminta Santos untuk tidak membuat tim terlena. Bermain di kandang sendiri, Singo Edan dituntut tampil agresif sejak menit awal. Target tiga poin disebut sebagai harga mati demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Marcos Santos juga membuka ambisinya membangun lini depan Arema FC dengan nuansa Brasil yang kuat. Pada paruh musim ini, Arema mendatangkan beberapa pemain baru seperti Vinicius, Gabi, dan França. Kehadiran mereka disebut bukan sekadar pelengkap kuota pemain asing.
Arema FC diprediksi akan tampil lebih menyerang dengan komposisi anyar tersebut. Duet Dalberto dan Vinicius di lini depan diharapkan mampu mengatasi masalah klasik Arema yang kerap kesulitan mencetak gol.
“Dalberto dan Vinícius pasti bisa bermain bersama. Tim perlu menciptakan banyak peluang dan bermain menyerang. Pemain kami harusnya bisa lebih produktif mencetak gol lagi,” tutup Santos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com