Beberapa Pedagang Pasar Kembang (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Malang - Kota Malang kembali menunjukkan denyut tradisi jelang Ramadan. Warga berbondong-bondong mendatangi Pasar Kembang Urek Urek di Jalan Wiro Margo, kawasan Pasar Besar, untuk membeli kembang tujuh rupa kebutuhan ziarah makam leluhur.
Tradisi ziarah menjelang bulan suci memang rutin dilakukan masyarakat Muslim. Aktivitas ini berdampak langsung pada meningkatnya permintaan bunga tabur. Pasar yang buka setiap hari ini pun mengalami lonjakan pengunjung dalam sepekan terakhir.
Pedagang menyebut suasana paling padat biasanya terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, Kamis Kliwon juga menjadi momen ramai karena banyak warga memilih hari tersebut untuk berziarah.
Kembang tujuh rupa menjadi komoditas utama. Pedagang meracik campuran mawar, melati, kenanga, dan beberapa jenis bunga lain sesuai permintaan pembeli. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, sehingga pembelian bisa dilakukan secara eceran maupun dalam jumlah besar.
Salah satu bunga yang paling banyak dicari adalah sedap malam. Sejumlah pedagang mengaku mendapat pasokan langsung dari wilayah Pasuruan sehingga stok tetap terjaga. Bunga yang datang setiap hari membantu menjaga kualitas tetap segar saat sampai di tangan pembeli.
Mawar juga tersedia dalam berbagai pilihan warna. Putih, merah, pink, ungu, hingga oranye tersusun rapi di lapak-lapak pedagang. Pembeli bebas memilih sesuai kebutuhan dan tradisi keluarga masing-masing.
Menjelang hari besar keagamaan, volume transaksi meningkat signifikan. Tidak sedikit pembeli yang membeli dalam jumlah banyak untuk dijual kembali di lingkungan tempat tinggalnya. Aktivitas ini membuka peluang usaha musiman dan membantu perputaran ekonomi lokal.
Keberadaan Pasar Kembang Urek Urek tidak hanya menjadi pusat transaksi bunga, tetapi juga simpul pelestarian tradisi. Di tengah perkembangan kota, pasar ini tetap mempertahankan fungsi sosial dan budaya yang kuat bagi masyarakat.
Keramaian yang terjadi setiap jelang Ramadan menunjukkan tradisi ziarah masih dijalankan secara konsisten. Warga tetap menjadikan Urek Urek sebagai tujuan utama untuk mendapatkan bunga terbaik sebelum berziarah ke makam keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung