Minggu, 20 JULI 2025 • 23:56 WIB

Festival Muharram 1447 H, NU Care-LAZISNU dan Wali Kota Malang Bersinergi Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Duafa

Author

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara simbolis menyerahkan bantuan (Pemkot Malang)

Malang - Di tengah semangat tahun baru Islam 1447 Hijriah, sinar harapan terpancar dari Aula PCNU Kota Malang pada Minggu (20/7/2025). Festival Muharram bertajuk “Peduli dan Berbagi Anak Yatim dan Duafa” menjadi momentum yang membahagiakan bagi 175 anak-anak penerima manfaat. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih menjadi denyut nadi kota yang guyub dan penuh kasih.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir langsung dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan duafa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tinggi inisiatif NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama) PCNU Kota Malang yang telah menghadirkan festival dengan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.

“Kegiatan ini selaras dengan semangat Ngalam Ngopeni, program unggulan kami yang mendorong lahirnya kota peduli dan berbagi. Anak-anak yang hari ini hadir tidak hanya mendapat bantuan materi, tapi juga perhatian, kasih sayang, dan semangat. Ini adalah benih-benih masa depan yang sedang kita semai bersama,” tutur Wali Kota Wahyu penuh harap.

Baca juga: Malang Raya Bergerak Bersama: Sinergi Tiga Kepala Daerah Demi Masa Depan yang Terintegrasi

Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak yatim dan duafa bukan hanya soal kepedulian sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang tangguh dan berdaya. Ia juga menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen pemberdayaan sosial dan jembatan ukhuwah antarwarga.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, menegaskan bahwa Festival Muharram ini merupakan puncak dari serangkaian program kemanusiaan yang digagas selama bulan penuh keberkahan ini.

“Kami hadir untuk menyampaikan bahwa adik-adik yang hari ini menerima bantuan tidak sendiri. Kami percaya, dari tangan-tangan yang ikhlas dan hati yang peduli, akan tumbuh generasi hebat yang membawa Indonesia lebih baik,” ujarnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini membawa efek domino positif. NU Care-LAZISNU yang dikenal dengan moto Mudah dan Amanah, terus berkomitmen menjadi penghubung antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Ke depan, lembaga ini telah menyiapkan program lanjutan seperti sunatan massal dan kegiatan sosial lainnya untuk menjangkau lebih banyak kalangan.

Festival Muharram 1447 Hijriah di Kota Malang menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dapat menciptakan perubahan nyata. Bahwa hijrah bukan hanya berpindah waktu, tetapi berpindah sikap, menuju masyarakat yang lebih peduli, berempati, dan saling menguatkan.

Semoga langkah kecil hari ini menjadi cahaya besar di masa depan, dan anak-anak yang tersenyum di aula sederhana itu kelak tumbuh menjadi pemimpin yang menginspirasi dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kominfo Pemkot Malang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU