Jumat, 29 AGUSTUS 2025 • 19:14 WIB

“Blackout” di Alun-Alun Malang: Doa dan Lilin untuk Affan Kurniawan

Author

Situasi alun alun Malang yang menghitam oleh mahasiswa dan driver ojol (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

Malang - Alun-Alun Merdeka Kota Malang semalam diwarnai suasana hening penuh penghormatan. Ratusan warga, termasuk pengemudi ojek online dan mahasiswa, berkumpul dalam sebuah aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan driver ojol yang meninggal saat aksi demo. Seluruh lapangan tampak “blackout”, gelap tanpa lampu sorot, sebagai simbol duka dan keprihatinan mendalam.

Mereka menggelar mimbar bebas dan doa bersama, menyuarakan kecaman atas tindakan represif yang menelan nyawa Affan. Dalam hening, ribuan lilin dinyalakan menciptakan lautan cahaya redup yang temaram, mengelilingi setiap individu sebagai penghormatan sekaligus tuntutan agar kasus ini diusut tuntas.

Beberapa orasi juga disampaikan dengan penuh emosi. Para peserta menuntut keadilan hukum dan transparansi penyidikan, menyerukan bahwa siapa pun yang bertanggung jawab harus segera diproses secara adil. Suasana penuh sedih ini tetap terjaga damai, namun sarat dengan makna solidaritas.

Aksi simbolis ini bukan sekadar pengungkapan rasa kehilangan, tetapi juga cerminan suara rakyat yang menegaskan pentingnya reformasi dan perlindungan hak asasi manusia terutama dalam konteks peristiwa sosial dan politik yang otoritatif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU