Malang - Dinas Kesehatan Kota Malang mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) bagi penyelenggara makanan, terutama dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini penting agar proses produksi makanan memenuhi standar kebersihan dan aman dikonsumsi.
Kementerian Kesehatan memerintahkan agar proses sertifikasi ini bisa selesai dalam waktu dua minggu. Prosedurnya disederhanakan agar lebih mudah diakses instansi di daerah. Setiap dapur MBG harus mengajukan permohonan ke Dinkes setempat, melengkapi dokumen administratif, lalu menjalani inspeksi higienis dan sanitasi.
Di Kota Malang, terdapat 13 dapur SPPG yang belum memiliki SLHS. Pemerintah kota menjamin bahwa proses sertifikasi sudah berjalan dan tinggal tahap penerbitan akhir. Wali Kota menyebut langkah ini prioritas dan menargetkan seluruh SLHS selesai dalam satu bulan.
Dinas Kesehatan juga memberikan pelatihan keamanan pangan kepada karyawan dapur MBG. Mereka diajari standar kebersihan, teknik penyimpanan aman, serta cara menghindari kontaminasi. Sertifikat bagi penjamah makanan menjadi syarat untuk SLHS.
Langkah ini mendukung tujuan program MBG: menyediakan makanan bergizi tanpa mengorbankan keamanan dan kualitas. Dengan SLHS, masyarakat dapat lebih yakin bahwa makanan yang mereka terima aman dan sesuai standar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kominfo Pemkot Malang