Roadshow KOMFILASI JAWA TIMUR 2025 Dimulai dari Ponorogo, Siap Jelajahi Surabaya, Jember, dan Malang
Ponorogo – Setelah sukses digelar di Kota pertama Ponorogo, Roadshow KOMFILASI JAWA TIMUR 2025 siap melanjutkan perjalanannya ke tiga kota berikutnya: Surabaya 14 Oktober, Jember 16 Oktober, dan Malang 17 Oktober. Kegiatan ini menjadi ajang berbagi inspirasi sekaligus ruang temu bagi para kreator muda, sineas, dan pecinta film untuk mengangkat potensi lokal Jawa Timur melalui karya audio visual.
Bertempat di Café Teras Senja, Ponorogo, kegiatan pembuka roadshow ini diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas film independen. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara yang dikemas hangat dan interaktif.
Dua narasumber hadir membagikan pengalaman dan wawasan berharga, yakni Redy Eko Prastyo budayawan, dosen, sekaligus pemerhati film serta Eka Wahyu Primadani, salah satu sineas Jawa Timur.
Mengusung tema “Eksplorasi Budaya & Pariwisata Jawa Timur”, program ini mengajak para peserta untuk menggali lebih dalam kisah, tradisi, dan nilai-nilai khas masyarakat Jawa Timur, lalu menerjemahkannya menjadi ide cerita film yang autentik dan berdaya guna.
Tak hanya menjadi ajang berbagi inspirasi, KOMFILASI 2025 juga menawarkan peluang besar bagi para peserta. Dua karya terbaik akan dipilih untuk direalisasikan menjadi film dengan dukungan penuh dari penyelenggara. Masing-masing karya akan mendapatkan dana produksi sebesar Rp 50 juta.
Dengan semangat kolaborasi dan eksplorasi, roadshow ini diharapkan mampu melahirkan sineas-sineas muda yang tak hanya kreatif, tapi juga mencintai akar budayanya sendiri. Setelah Ponorogo, gelombang inspirasi KOMFILASI JAWA TIMUR 2025 akan berlanjut ke Surabaya, Jember, dan Malang membawa misi yang sama: mengangkat kekayaan budaya Jawa Timur ke layar film.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung