Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 18:38 WIB

Upcycled Fashion in Style: Saatnya Limbah Berubah Jadi Karya High-End

Author

Upcycled Fashion in Style’ di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang (Humas Pemkot Malang)

Malang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Malang menggelar acara “Upcycled Fashion in Style” di Malang Creative Center (MCC) pada Rabu, 15 Oktober 2025. Acara ini terdiri dari talkshow dan peragaan busana yang diikuti oleh pelaku industri fesyen, pelajar fesyen, dan komunitas kreatif di Kota Malang. Dua desainer lokal, Zizi Rafika dari Feyzion dan Rima Falasifa, tampil sebagai narasumber utama.

Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa acara ini bertujuan memberikan ruang bagi desainer lokal untuk terus berkarya sekaligus memotivasi generasi muda untuk berinovasi di bidang fesyen. Ia menyebut bahwa pertumbuhan industri fesyen di Kota Malang membawa tantangan berupa meningkatnya limbah tekstil. Lewat acara ini, pihaknya ingin mendorong kesadaran lingkungan melalui konsep upcycle fashion mengubah limbah tekstil menjadi karya bernilai tinggi.

Hanik menambahkan bahwa gerakan ini telah mulai disosialisasikan di lima kecamatan di Kota Malang. Orang yang memiliki keterampilan menjahit, membordir, atau mendesain kini bisa terlibat dalam ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya unsur budaya lokal dalam desain fesyen upcycle. Ia mengajak pelaku kreasi untuk memadukan warisan nusantara seperti tenun dan batik agar karya yang dihasilkan tidak hanya estetis tetapi juga punya identitas Malang.

Desainer Zizi Rafika menyatakan bahwa upcycle fashion lebih dari sekadar tren gaya hidup. Baginya ini adalah gerakan kreatif dan ekologis. Ia menyampaikan bahwa mengubah limbah fesyen menjadi karya yang bernilai tinggi memiliki dampak ekonomi dan artistik. Pada acara tersebut juga diluncurkan kampanye ‘Rejeaneration’. Kampanye ini mengajak masyarakat memanfaatkan limbah fesyen berbahan jin (jeans) menjadi koleksi fesyen baru yang modis dan bernilai tinggi. Saat peragaan busana berlangsung, peserta memakai hasil karya fesyen upcycle dari bahan jin guna menunjukkan bahwa pakaian ramah lingkungan bisa tampil stylish dan berkualitas.

Acara ini tidak hanya mengangkat sisi kreatif tetapi juga sisi ekonomi. Industri fesyen lokal Kota Malang telah menunjukkan potensi besar produk dari UMKM kreatif sudah berhasil menembus pasar internasional seperti Dubai dan Amerika. Hal ini menjadi bukti bahwa karya lokal yang berbasis inovasi dan keberlanjutan bisa naik kelas.

Dengan upcycle fashion, limbah tekstil yang semula menjadi beban lingkungan kini memiliki nilai tambah. Bagi pelaku kreatif dan masyarakat umum, ini membuka peluang baru dalam ekonomi kreatif sambil menjaga lingkungan dan memperkuat identitas lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kominfo Pemkot Malang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU