Malang - Kota Malang kini mencatat bahwa sebagian besar penumpang Trans Jatim berasal dari pelajar dan mahasiswa. Data menunjukkan bahwa kelompok ini mendominasi pengguna harian.
Transportasi ini menarik karena menawarkan tarif terjangkau. Tarif umum hanya Rp 5.000 sementara pelajar/ mahasiswa cukup Rp 2.500. Banyak pelajar dan mahasiswa melihat ini sebagai solusi hemat untuk mobilitas harian.
Kenyamanan dan kemudahan rute membuat Trans Jatim cocok untuk pelajar dan mahasiswa. Rutenya melewati titik-titik penting seperti kampus, pasar, pusat kota, stasiun, dan kawasan hunian. Ini mempermudah akses ke sekolah, kampus, pusat kegiatan, dan stasiun.
Trans Jatim juga berkontribusi pada mobilitas perkotaan yang lebih efisien. Dengan bus ini pilihan utama, jumlah kendaraan pribadi bisa berkurang. Kemacetan di jam sibuk pun bisa ditekan. Lingkungan menjadi lebih bersih karena lebih sedikit polusi.
Ketersediaan transportasi umum seperti Trans Jatim mendukung kemandirian pelajar dan mahasiswa. Mereka tak perlu tergantung orang tua atau kendaraan pribadi untuk ke kampus atau aktivitas sehari-hari. Ini juga memberi fleksibilitas waktu dan biaya bagi mereka.
Popularitas yang tinggi mendorong optimisme bahwa layanan ini bisa tumbuh lebih besar. Bila armada dan rute terus dikembangkan, Trans Jatim bisa semakin jadi tulang punggung mobilitas rakyat belajar di Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online