Malang - Kampung Warna Warni Jodipan di Kota Malang bersiap menyambut lonjakan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru. Pengelola bersama warga memperkuat mitigasi bencana sebagai respons atas cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Kawasan wisata yang berada di bantaran sungai ini masuk wilayah rawan banjir saat intensitas hujan tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi fokus utama agar aktivitas wisata tetap berjalan aman.
Warga Jodipan meningkatkan pemantauan kondisi sungai setiap hari. Mereka juga memastikan jalur evakuasi tetap terbuka dan mudah diakses. Sistem peringatan dini terus diaktifkan untuk memberi tanda jika debit air meningkat secara tiba-tiba.
Pengelola kampung wisata juga rutin berkoordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya untuk memastikan penanganan cepat jika terjadi situasi darurat. Edukasi kepada warga dan pelaku wisata terus dilakukan agar semua pihak memahami prosedur keselamatan.
Selama libur Nataru, pengelola membatasi aktivitas di titik-titik yang dianggap berisiko saat hujan deras. Langkah ini diambil untuk melindungi pengunjung tanpa mengurangi pengalaman wisata secara keseluruhan.
Upaya mitigasi ini menjadi bentuk tanggung jawab bersama antara warga dan pengelola. Jodipan ingin tetap menjadi destinasi favorit sekaligus destinasi yang aman di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Kamu yang berencana berkunjung tetap bisa menikmati warna-warni kampung ikonik ini. Perhatikan kondisi cuaca dan ikuti arahan petugas di lokasi agar liburan tetap nyaman dan aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung