Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 09:16 WIB

Jelang Tahun Baru 2026, Penjual Jagung dan Arang Diserbu Pembeli di Pasar

Author

Penjual Jagung Manis (Antara News)

Malang - Aktivitas pasar tradisional mulai meningkat menjelang pergantian tahun 2026. Penjual jagung dan arang terlihat paling ramai diserbu pembeli. Dua komoditas ini kembali menjadi primadona karena erat dengan tradisi bakar-bakaran malam tahun baru.

Di sejumlah pasar, lapak jagung tampak penuh sejak pagi. Jagung manis dijual dalam kondisi kupas maupun masih berkulit. Harga jagung naik tipis dibanding hari biasa. Kenaikannya berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000 per tongkol, tergantung kualitas dan ukuran.

Arang juga mengalami lonjakan permintaan. Arang kayu dan batok kelapa laris diborong pembeli. Banyak penjual mengaku stok cepat habis, terutama arang batok yang dinilai lebih awet dan panasnya stabil untuk membakar.

Para pembeli datang dari berbagai kalangan. Ada yang membeli untuk konsumsi keluarga. Ada juga pedagang musiman yang menjual jagung bakar di pinggir jalan. Mereka mulai bersiap sejak dua hingga tiga hari sebelum malam pergantian tahun.

Penjual mengaku momen tahun baru selalu memberi dampak positif. Omzet harian bisa naik dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Kondisi ini dimanfaatkan pedagang untuk menutup penurunan penjualan di hari sebelumnya.

Tradisi sederhana seperti bakar jagung masih bertahan hingga kini. Pasar pun ikut hidup. Penjual kecil mendapat berkah. Pembeli mendapatkan bahan dengan mudah. Suasana jelang tahun baru terasa semakin ramai dan hangat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU