Selasa, 27 JANUARI 2026 • 21:40 WIB

Wali Kota Malang Pastikan Pohon di Suhat Kembali Ditanam Usai Proyek Drainase

Author

Proyek Proyek Drainase Suhat Malang Rampung (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Pemerintah Kota Malang memastikan akan mengembalikan fungsi ruang hijau di kawasan Jalan Soekarno Hatta setelah proyek pembangunan drainase selesai. Wali Kota Malang menegaskan penebangan pohon yang terjadi selama proses pengerjaan bukan keputusan permanen.

Wali kota menyampaikan bahwa sejak awal proyek, komitmen untuk menanam kembali pohon sudah menjadi bagian dari perencanaan. Setelah konstruksi drainase rampung, Pemkot akan melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk menentukan titik yang memungkinkan dilakukan penanaman kembali.

Evaluasi akan difokuskan pada area sempadan jalan, mulai dari as jalan hingga batas bangunan. Menurut wali kota, masih terdapat ruang yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan tanpa mengganggu fungsi drainase maupun bangunan di sekitarnya. Setiap titik sempadan ditargetkan memiliki minimal satu pohon agar fungsi ekologis dan estetika kawasan tetap terjaga.

Pemkot Malang juga membuka peluang kerja sama dengan warga atau pemilik lahan di sekitar Suhat. Skema ini memungkinkan penanaman pohon di lahan yang disepakati bersama, selama tetap sesuai dengan aturan tata ruang dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang mengakui adanya keterbatasan ruang tanam akibat saluran drainase yang menggunakan konstruksi beton. Kondisi ini membuat area tanah terbuka menjadi lebih sempit. Meski begitu, beberapa titik dinilai masih potensial untuk ditanami, salah satunya di sekitar kawasan pendidikan.

Selain penanaman di sepanjang Suhat, Pemkot juga merencanakan distribusi bibit pohon ke sejumlah kelurahan sebagai langkah tambahan menjaga keseimbangan lingkungan kota. Langkah ini diharapkan dapat menggantikan pohon yang hilang selama proses pembangunan.

Dukungan juga datang dari DPRD Kota Malang yang meminta janji penghijauan tersebut benar-benar direalisasikan. Mereka menilai keberadaan pohon di kawasan Suhat penting untuk menjaga kenyamanan, kualitas udara, dan identitas kota.

Pemkot Malang menegaskan proyek drainase bertujuan mengatasi persoalan banjir, namun tetap harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan. Pengembalian pohon di Suhat menjadi simbol komitmen pemerintah kota dalam menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan ruang hijau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU