Malang - Gelandang anyar Arema FC, Gustavo França, mengaku tak sabar merasakan langsung atmosfer fanatisme Aremania di Stadion Kanjuruhan. Momen tersebut akan datang saat Arema menjamu Persijap Jepara pada laga Pekan 19 Super League 2025–2026, Senin 2 Februari 2026, pukul 15.30 WIB.
Bagi França, atmosfer Stadion Kanjuruhan bukan hal yang sepenuhnya asing. Pemain asal Brasil itu pernah merasakannya dari sudut pandang lawan saat masih membela Persija Jakarta pada putaran pertama lalu. Saat itu, ia tampil selama 45 menit di babak pertama sebelum ditarik keluar. Dalam laga tersebut, Persija berhasil mencuri kemenangan tipis dengan skor 2-1 dari Arema.
Pengalaman itu meninggalkan kesan mendalam bagi França. Ia menilai dukungan Aremania tetap terasa kuat meski timnya saat itu berada di posisi sebagai tamu. Menurutnya, kehadiran suporter Arema di stadion memberi tekanan sekaligus motivasi besar bagi pemain di lapangan.
“Saya selalu mendengar tentang suporter Arema dan betapa fanatiknya mereka. Saya tahu mereka datang ke laga melawan Persija untuk memberi motivasi kepada tim,” ujar França.
Kini, situasinya berbeda. França akan berdiri sebagai bagian dari Arema dan merasakan dukungan tersebut dari sisi tuan rumah. Ia menilai laga melawan Persijap Jepara menjadi kesempatan penting untuk membangun kembali kedekatan antara tim dan Aremania.
França juga menyadari bahwa fanatisme Aremania di Stadion Kanjuruhan sempat menurun dalam beberapa musim terakhir, terutama setelah Tragedi Kanjuruhan. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemain untuk tampil setengah hati di lapangan.
“Saya tahu beberapa tahun terakhir cukup sulit, tetapi kami di sini untuk bekerja keras dan membawa kebahagiaan bagi para suporter,” kata pemain berusia 27 tahun itu.
Menurut França, tugas pemain adalah memberikan performa terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada suporter. Ia percaya kerja keras di lapangan bisa menjadi salah satu cara untuk mengembalikan kepercayaan dan semangat Aremania.
“Tapi yang saya tahu, orang-orang di sini sangat fanatik. Saya datang ke sini untuk membantu tim meraih apa yang diinginkan para pendukung kami,” tandasnya.
Laga melawan Persijap Jepara pun diharapkan menjadi awal yang positif bagi Arema dan Gustavo França dalam membangun ikatan emosional dengan Aremania di Stadion Kanjuruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com