Malang - Lonjakan aktivitas terjadi di Kota Malang saat peringatan Harlah Nahdlatul Ulama. Jasa rental mobil kebanjiran orderan seiring kedatangan ratusan ribu nahdliyin dari berbagai daerah. Mereka hadir untuk mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan 1 abad NU yang digelar pada Februari 2026.
Sejak beberapa hari sebelum acara puncak, permintaan sewa kendaraan meningkat tajam. Ribuan mobil pribadi, bus, dan sepeda motor memadati sejumlah titik utama Kota Malang. Kondisi ini membuat pelaku usaha rental mobil kewalahan melayani permintaan yang masuk secara bersamaan.
Pemilik rental mobil di Malang menyebutkan, sebagian besar armada sudah dipesan jauh hari. Bahkan, banyak calon penyewa yang harus masuk daftar tunggu karena keterbatasan unit. Permintaan datang dari rombongan besar, keluarga, hingga panitia kegiatan yang membutuhkan mobilitas tinggi selama acara berlangsung.
Armada yang paling banyak dicari adalah kendaraan berkapasitas besar. Toyota Hiace menjadi pilihan utama untuk rombongan jamaah. Selain itu, mobil keluarga seperti Innova Reborn dan Innova Zenix juga laris karena dinilai nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Beberapa MPV lain juga habis tersewa dalam waktu singkat.
Tidak hanya kendaraan reguler, armada premium juga ikut diminati. Terpantau sejumlah mobil kelas atas digunakan untuk keperluan kunjungan dinas dan tamu kehormatan yang menghadiri Mujahadah Kubro. Hal ini menunjukkan skala acara yang besar dan melibatkan berbagai unsur organisasi serta pemerintahan.
Dampak Harlah NU tidak hanya dirasakan oleh pelaku rental mobil. Sektor perhotelan di Kota Malang juga mengalami lonjakan signifikan. Tingkat okupansi hotel dilaporkan menembus angka 90 persen selama rangkaian acara puncak. Beberapa hotel bahkan mencatatkan kondisi penuh sejak akhir pekan sebelum kegiatan utama.
Pelaku usaha menilai momentum Harlah 1 Abad NU memberi efek positif bagi perekonomian lokal. Perputaran uang meningkat di sektor transportasi, akomodasi, kuliner, hingga UMKM. Banyak warga memanfaatkan keramaian ini untuk membuka usaha dadakan di sekitar lokasi acara.
Kondisi tersebut menegaskan peringatan 1 Abad NU bukan hanya agenda keagamaan berskala nasional, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. Kota Malang menjadi salah satu contoh bagaimana event besar mampu mendorong aktivitas ekonomi secara nyata melalui kehadiran massal peserta dari berbagai wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung