Malang - Arus mudik Lebaran 2026 di Kota Malang diprediksi mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan kedatangan pemudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang besar sebelum Hari Raya.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 13 hingga 15 Maret 2026. Setelah itu, puncak arus mudik tertinggi diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran.
Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi di berbagai simpul transportasi. Terminal Arjosari menjadi salah satu titik utama kedatangan bus antarkota. Aktivitas terminal diprediksi meningkat tajam karena banyak pemudik memilih transportasi darat.
Stasiun kereta api di Kota Malang juga bersiap menghadapi lonjakan penumpang. Operator kereta menyiapkan perjalanan tambahan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan tiket selama periode mudik.
Bandara Abdulrachman Saleh Malang diperkirakan mengalami kenaikan jumlah penumpang hingga sekitar 25 persen. Penerbangan dari Jakarta dan beberapa kota besar diprediksi menjadi jalur favorit pemudik.
Kepadatan lalu lintas juga diprediksi terjadi di sejumlah ruas jalan utama kota. Dinas Perhubungan memetakan beberapa titik rawan kemacetan. Jalur tersebut meliputi Jalan Raden Intan, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kacuk, Jalan Ahmad Yani, hingga kawasan Borobudur dan area sekitar Malang Creative Center.
Selain jalur utama, kawasan pusat belanja juga diprediksi mengalami lonjakan pengunjung. Area Malang Olympic Garden, Pasar Besar, Ramayana, dan berbagai pusat oleh-oleh diperkirakan dipadati masyarakat yang berbelanja kebutuhan Lebaran.
Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi pada 24 hingga 25 Maret 2026. Gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Pemerintah juga merencanakan kebijakan Work From Anywhere pada 16 hingga 17 Maret. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan perjalanan pada hari puncak mudik.
Dengan potensi lonjakan mobilitas tersebut, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal. Menghindari tanggal puncak dapat menjadi cara efektif untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan selama periode mudik Lebaran di Kota Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung