Malang - Pemerintah Kota Malang akan meluncurkan Monumen Tugu Media Art UNESCO pada 1 April 2026. Momen ini bertepatan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang. Lokasinya berada di kawasan Alun-Alun Merdeka, tepatnya di sisi selatan.
Kehadiran monumen ini bukan sekadar pembangunan fisik. Tugu ini menjadi simbol pengakuan internasional setelah Malang ditetapkan sebagai kota kreatif dunia di bidang media art oleh UNESCO. Status ini menempatkan Malang dalam jajaran kota kreatif global yang diakui secara resmi.
Malang mencatat sejarah penting. Kota ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara yang masuk dalam kategori media art. Pencapaian ini memperkuat posisi Malang sebagai pusat kreativitas berbasis teknologi, seni digital, dan inovasi konten.
Saat ini, pembangunan tugu masih dalam tahap penyelesaian. Pemerintah menargetkan seluruh proses rampung sebelum hari peluncuran. Penempatan di Alun-Alun Merdeka dipilih karena lokasi ini menjadi titik ikonik dan ruang publik utama yang mudah diakses masyarakat.
Monumen ini diharapkan mampu membangun kebanggaan warga. Tidak hanya sebagai penanda visual, tetapi juga sebagai representasi identitas baru kota. Malang tidak lagi hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan wisata, tetapi juga sebagai kota kreatif dengan pengakuan global.
Peluncuran tugu menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-112 Kota Malang. Pemerintah memilih konsep sederhana namun tetap bermakna. Perayaan difokuskan pada substansi dan refleksi perjalanan kota, bukan pada kemeriahan berlebihan.
Langkah ini menunjukkan arah baru pembangunan kota. Pemerintah ingin mendorong ekosistem kreatif agar terus tumbuh. Dukungan terhadap pelaku industri kreatif, komunitas seni, dan kreator digital menjadi kunci untuk menjaga status ini tetap relevan.
Dengan hadirnya Tugu Media Art UNESCO, Malang mengirim pesan kuat. Kota ini siap bersaing di tingkat global melalui kreativitas dan inovasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung