Malang - Seekor hiu paus terjaring secara tidak sengaja oleh nelayan di Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang, pada Kamis, 10 April 2026. Kejadian ini terjadi saat nelayan tengah melaut untuk mencari ikan seperti biasa.
Hiu paus dikenal sebagai ikan terbesar di dunia. Meski berukuran raksasa, spesies ini tidak berbahaya bagi manusia. Kemunculannya di perairan nelayan sering memicu kepanikan karena ukuran tubuhnya yang bisa merusak jaring.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @nicolahendi_ dari KM Mutiara, terlihat momen saat nelayan berupaya melepaskan hiu paus dari jaring. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Ukuran tubuh hiu paus yang besar membuat nelayan harus bekerja ekstra agar tidak melukai hewan tersebut.
Para nelayan tampak berhati-hati. Mereka berusaha membuka jaring secara perlahan agar hiu paus tetap aman. Upaya ini menunjukkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut.
Setelah melalui proses yang cukup panjang, hiu paus akhirnya berhasil dilepaskan kembali ke laut. Momen ini disambut lega oleh para nelayan yang terlibat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas melaut sering bersinggungan langsung dengan satwa laut dilindungi. Hiu paus sendiri termasuk spesies yang dilindungi di Indonesia karena populasinya yang rentan.
Langkah cepat dan tepat dari nelayan Sendang Biru ini patut diapresiasi. Mereka tidak hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam.
Kejadian ini juga memperlihatkan bahwa kolaborasi antara manusia dan alam masih bisa berjalan selaras. Kesadaran sederhana di lapangan bisa memberi dampak besar bagi kelestarian laut Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Group Media Malang