Malang - Arema FC semakin lengkap menyambut persiapan musim kompetisi 2026-2027. Empat legiun asing yang telah menjadi bagian dari skuad Singo Edan, yakni Betinho Filho, Gustavo França, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva, akhirnya tiba di Malang dan langsung mengikuti sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (10/7/2026).
Menariknya, keempat pemain tersebut tidak menjalani program adaptasi atau latihan terpisah. Mereka langsung bergabung bersama seluruh anggota tim dalam menu latihan yang telah disiapkan tim pelatih. Kondisi itu menjadi sinyal positif bahwa para pemain asing mampu menjaga kebugaran selama menjalani masa libur kompetisi.
Sebelum kedatangan para pemain asing, Arema lebih dahulu memulai agenda pramusim dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik. Program tersebut dipimpin langsung oleh Pelatih Fisik Carlos Airon sambil menunggu kedatangan Pelatih Kepala Marcos Santos yang masih berada di Brasil.
Carlos Airon mengungkapkan mayoritas pemain datang dalam kondisi fisik yang cukup baik. Hal itu membuat tim pelatih tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengembalikan kebugaran pemain dari nol. Sebaliknya, latihan pramusim bisa langsung berjalan sesuai dengan agenda yang telah disusun.
Menurutnya, salah satu faktor yang membuat kondisi pemain tetap terjaga adalah displin menjalankan program latihan individu selama masa libur. Program tersebut diberikan kepada seluruh pemain, baik asing maupun lokal, sebagai panduan agar mereka tetap aktif dan mempertahankan kekuatan fisik sebelum kembali berkumpul bersama tim.
"Selama masa libur kami telah mengirimkan program latihan kepada setiap pemain agar mereka tetap menjaga aktivitas, kekuatan, dan kondisi fisik minimal. Namun tentu saja kami akan mengevaluasi setiap pemain untuk mengetahui kebutuhan masing-masing," ujar Carlos Airon.
Kedatangan Betinho Filho, Gustavo França, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva juga melengkapi kekuatan tujuh pemain asing Arema yang dipertahankan untuk musim ini. Sebelumnya, Julian Guevara, Walisson Maia, dan Matheus Blade sudah lebih dahulu mengikuti latihan bersama skuad Singo Edan.
Meski demikian, Carlos menegaskan tidak ada perlakuan berbeda antara pemain asing dan pemain lokal. Seluruh pemain akan menjalani evaluasi kondisi fisik secara menyeluruh untuk mengetahui kebutuhan latihan masing-masing.
Dalam proses pemantauan tersebut, tim pelatih memanfaatkan teknologi GPS yang dikenakan pemain selama sesi latihan. Perangkat itu memungkinkan pelatih memperoleh data mengenai intensitas, beban kerja, hingga perkembangan fisik setiap pemain secara lebih akurat.
Selain dukungan teknologi GPS, fasilitas gym juga menjadi bagian penting dalam program pramusim Arema. Data yang diperoleh selama latihan akan menjadi dasar penyusunan program tambahan secara individual sehingga setiap pemain mendapatkan porsi latihan yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Kami memiliki perangkat GPS dan juga fasilitas gym yang memungkinkan kami memberikan sesi tambahan kepada pemain sesuai kebutuhan individu agar perkembangan mereka lebih optimal," tutup Carlos Airon.
Dengan komposisi pemain asing yang kini telah lengkap serta kondisi fisik mayoritas pemain yang dinilai cukup baik, Arema memiliki modal positif untuk menjalani tahapan pramusim. Fokus berikutnya adalah meningkatkan aspek kebugaran, kekompakan tim, dan kesiapan taktik sebelum memasuki kompetisi Liga 1 musim 2026-2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com